50 Orang tewas akibat tanah longsor di tambang giok Myanmar

id tambang batu giok,Myanmar utara,Hpakant,aa

Sejumlah warga dan tim penyelamat menggotong jenazah korban longsong di sebuah pertambangan batu giok di Phakant, Kachin, Myanmar (2/7/2020). Foto dari media sosial departemen pemadam kebakaran Myanmar. ANTARA/REUTERS/MFSD/aa.

Myanmar (ANTARA) - Sedikitnya 50 orang tewas pada Kamis setelah tanah longsor di salah satu tambang batu giok di Myanmar utara membuat para pekerja terjebak di bawah gundukan sampah, menurut departemen pemadam kebakaran dan pejabat Kementerian Informasi Myanmar.

Para penambang sedang mengumpulkan batu-batu di area Hpakant, yang kaya akan batu giok, di Negara Bagian Kachin ketika "gelombang berlumpur" yang disebabkan oleh hujan lebat mengubur mereka, kata pihak terkait dalam unggahan di Facebook.

"Kini total jasad mencapai 50," bunyi unggahan tersebut. "Kami masih melakukan proses evakuasi."

Tanah longsor mematikan dan kecelakaan lainnya kerap terjadi di lokasi tambang Hpakant yang minim regulasi.

Sumber: Reuters

Baca juga: Banjir bandang China tewaskan 14 orang

Baca juga: 50 orang tewas dalam protes kematian penyanyi di Ethiopia

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar