Petugas kebun binatang di Australia kritis usai diterkam singa

id Kebun BinatangShoalhaven,petugas kebun binatang,diterkam singa

Ilustrasi: Salah satu singa Afrika yang jadi koleksi Taman Wisata Studi Lingkungan Kota Probolinggo (ANTARA/ HO-Humas Pemkot Probolinggo)

Sydney (ANTARA) - Seorang petugas kebun binatang di Australia mengalami luka serius di bagian kepala dan lehernya usai diterkam oleh seekor singa di Kebun Binatang Shoalhaven di Negara Bagian New South Wales (NSW) pada Jumat.

Petugas ambulans yang masuk ke dalam kandang singa untuk mengobati korban menggambarkan situasi yang "mengerikan".

Petugas tersebut, perempuan yang diyakini berusia 30-an tahun, sedang membersihkan kandang singa ketika serangan terjadi tepat sebelum pukul 10.00 waktu setempat.

Polisi dan sejumlah kru ambulans berada di lokasi kejadian, mengobati luka gigitan dan cabikan sebelum membawa korban ke rumah sakit terdekat dalam kondisi kritis.

Tim medis mempertaruhkan nyawa mereka dengan masuk ke dalam kandang singa untuk memberikan bantuan penyelamatan.

"Serangan itu sangat ganas dan paramedis mendapati perempuan tersebut mengalami luka parah," kata manajer operasi NSW Ambulance, Inspektur Faye Stockmen.

"Menjadi orang pertama yang masuk ke dalam kandang menjadi salah satu pengalaman paling menakutkan, kami benar-benar harus masuk ke kandang singa."

Kebun Binatang Shoalhaven, yang berjarak sekitar 118 km selatan Sydney, saat ini ditutup akibat wabah COVID-19 namun biasanya memberikan pengunjung pengalaman untuk memberi makan satwa secara dekat.

"Miliki pengalaman seumur hidup untuk dekat dengan Kucing Besar kami. Merasakan kekuatan dan kemewahan mereka saat Anda memberinya makan dengan bantuan salah satu petugas kami," seperti yang tertulis di situs kebun binatang tersebut.

Sumber: Xinhua

Baca juga: Kebun binatang Inggris berupaya pertahankan sisi liar simpanse

Baca juga: Kebun binatang Thailand pecahkan kasus kematian panda pinjaman China

Baca juga: Nadia, harimau di Kebun Binatang Bronx, AS kena corona


 

Bandung Zoo kekurangan dana, rusa terancam jadi pakan harimau


Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar