Korsel konfirmasi 79 kasus tambahan COVID-19, tertinggi sejak 5 April

id KCDC,COVID-19,Korea Selatan

Para karyawan dari sebuah perusahaan layanan desinfeksi membersihkan stasiun subway di tengah ketakutan virus corona (COVID-19) di Seoul, Korea Selatan, Rabu (11/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Heo Ran/aww.

Seoul (ANTARA) - Korea Selatan mencatat 79 kasus tambahan virus corona pada Kamis (28/5), demikian Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC).

Angka tersebut merupakan peningkatan tertinggi harian sejak 5 April.

Kasus tambahan itu tercatat pada Rabu tengah malam dan menambah total menjadi 11.344 kasus dengan 269 kematian di seluruh Korsel.

Sedikitnya 68 dari kasus tambahan merupakan infeksi domestik dan muncul ketika otoritas kesehatan berjuang melawan wabah yang berkembang terkait fasilitas logistik perusahaan e-commerce.

Meskipun penularan virus corona masih terus terjadi, Korsel telah melonggarkan pembatasan. Beberapa kafe di negeri gingseng itu menjalankan robot barista untuk melayani konsumen.

Produsen mobil Hyundai KIA juga sudah mengoperasikan pabriknya.

Beberapa pertandingan olahraga seperti bisbol sudah diizinkan berlaga namun tanpa disaksikan penonton di lapangan.

Korsel termasuk negara yang dipuji karena berhasil menekan jumlah kasus infeksi dan korban meninggal. Berbagai fasilitas teknologi informasi digunakan sebagai peranti menekan penyebaran COVID-19, yang sampai saat ini belum ditemukan vaksinnya itu.

Sumber: Reuters

Baca juga: Kasus baru corona Korsel turun jadi satu digit untuk pertama kali
Baca juga: Indonesia datangkan reagen PCR dari Korsel dalam kurang 24 jam

 

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar