Presiden Lithuania bebaskan dua mata-mata Rusia

id Lithuania,Rusia,pembebasan mata-mata

Presiden Lithuania Gitanas Nauseda (ANTARA FOTO/REUTERS/Ints Kalnins/djo/ama)

Moskow (ANTARA) - Presiden Lithuania Gitanas Nauseda telah memberikan pengampunan bagi dua warga negara Rusia, Nikolai Filipchenko and Sergey Moiseenko, yang dipidana atas dakwaan melakukan kegiatan mata-mata, kata kantor kepresidenan, Jumat.

"Nikolai Filipchenko sudah diampuni untuk seluruh masa hukumannya sesuai dengan Pasal 79 (2) Kitab Undang-Undang Pidana Lithuania.... Sergey Moiseenko telah diampuni untuk seluruh masa hukumannya," kata kantor kepresidenan dalam pernyataan.

Baca juga: Lithuania akan pasok Ukraina dengan bantuan militer

Menurut Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia Sergei Naryshkin, Moskow akan mengambil langkah yang sama namun ia tidak memberikan keterangan rinci soal itu.

Pada Rabu (13/11), media massa Lithuania melaporkan bahwa Komisi Pengampunan negara itu akan mengeluarkan rekomendasi kepada presiden agar mengampuni narapidana tertentu, tanpa menyebutkan siapa saja narapidana yang dimaksud. Komisi tersebut mempertimbangkan 123 permohonan pengampunan.

Kedua warga negara Rusia tersebut pada 2017 dijatuhi hukuman penjara masing-masing 10 tahun dan 10,5 tahun.

Baca juga: Ukraina, Polandia, Lithuania bentuk unit militer gabungan

Namun pada Oktober, pemerintah Rusia dan Lithuania dilaporkan berhasil mencapai kesepakatan untuk melakukan pertukaran.

Menurut berbagai media, Rusia siap membebaskan dua warga negara Lithuania, yang pada 2016 dipidana karena melakukan kegiatan mata-mata di Rusia bagi Filipchenko.

Pihak berwenang Rusia menolak memberikan komentar soal informasi tersebut.

Baca juga: Dua Agen Rusia Tewas di Kaukasus

Sumber: Sputnik

Pewarta : Tia Mutiasari
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar