Turki harus menahan diri di Suriah, kata ketua NATO

id Jens Stoltenberg, NATO,Turki

Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengadakan konferensi pers saat pertemuan menteri pertahanan negara NATO di kantor pusat Alliance di Brussels, Belgia, Kamis (14/2/2019). (REUTERS/FRANCOIS LENOIR)

Athena (ANTARA) - NATO berharap Turki dapat menahan diri dalam operasi militernya di Suriah utara, demikian Sekretaris Jenderal organisasi itu, Jens Stoltenberg pada Kamis.

"Saya percaya Turki mampu menahan diri dan memastikan bahwa aksi mereka di Suriah utara sudah terukur dan profesional serta menghindari lebih banyak penderitaan manusia," kata Stoltenberg kepada awak media seusai bertemu Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis di Athena.

"Kita harus ingat bahwa kita mesti terus bersatu dalam perjuangan bersama kita melawan musuh bersama, yakni ISIS," kata Stoltenberg.

Ia mengatakan koalisi global membuat 'kemajuan luar biasa' dalam memerangi ISIS, dengan petakan wilayah seukuran Inggris dibebaskan dari kelompok tersebut.

"Kita harus memastikan bahwa kita mempertahankan apa yang telah kita dapatkan," katanya.

Sumber: Reuters
Baca juga: Liga Arab gelar sidang darurat soal serangan Turki ke Suriah
Baca juga: Iran: Turki harus segera hentikan serangan militer di Suriah
Baca juga: Jubir Presiden: Turki takkan biarkan status NATO-nya dipertanyakan
Baca juga: Turki desak NATO dukung perang negeri itu melawan teror

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Maria D Andriana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar