Korban cedera bertambah akibat tembakan Israel di Jalur Gaza

id Korban cedera,Palestina,Tembakan tentara Israel,Jalur Gaza

Para demonstran Palestina melarikan diri dari tembakan dan gas air mata Israel saat melakukan unjuk rasa anti-Israel, di pagar perbatasan Israel-Gaza di Jalur Gaza selatan, Jumat (23/8/2019). ANTARA/REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa/aa.

Kota Gaza (ANTARA) - Sedikitnya 127 orang Palestina cedera pada Jumat (23/8), ketika tentara Israel yang ditempatkan di perbatasan dengan Jalur Gaza menindas protes mingguan Pawai Akbar Kepulangan di perbatasan timur Jalur Gaza dengan Israel.

Beberapa sumber media mengatakan 54 orang Palestina ditembak dengan peluru aktif, dua di antara mereka dilaporkan berada dalam kondisi kritis, demikian laporan Kantor Berita Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu. Sebanyak 73 orang lagi cedera akibat terkena peluru karet dan gas air mata, termasuk tiga petugas medis dan satu anak kecil.

Baca juga: Israel lancarkan serangan udara ke Jalur Gaza

Selain itu, puluhan orang menderita sesak nafas akibat gas air mata yang ditembakkan oleh tentara Yahudi ke peserta protes Pawai Akbar Kepulangan, yang diselenggarakan di berbagai lokasi di sepanjang garis perbatasan Jalur Gaza dengan Israel.

Tentara yang ditempatkan di sisi perbatasan Israel melepaskan tembakan ke ratusan orang Palestina yang berkumpul di dekat pagar pemisah guna menuntut hak mereka pulang ke rumah mereka, tempat mereka didepak ketika Israel berdiri di tanah air mereka dan di rumah mereka pada 1948.

Baca juga: Tentara Israel tewaskan gerilyawan Palestina di perbatasan Jalur Gaza

Beberapa ratus orang Palestina tewas dan ribuan orang lagi cedera akibat tembakan Israel sejak dimulainya protes Pawai Akbar Kepulangan pada 30 Maret tahun lalu.

Baca juga: Pasukan Israel tembak mati warga Palestina di Jalur Gaza

Sumber: WAFA

Pewarta : Chaidar Abdullah
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar