Wonosobo Kembali Diterjang Angin Langkisau

id atap rumah kabur, angin langkisau

Wonosobo Kembali Diterjang Angin Langkisau

Salah satu rumah korban angin langkisau di Dusun cangkringan, Desa Pagerejo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, sebagian atap kabur terbawa angin. (Foto: ANTARAJATENG.COM/BPBD Kabupaten Wonosobo)

Wonosobo, ANTARA JATENG - Wilayah Kabupaten Wonosobo, Jumat sore kembali diterjang angin langkisau (puting beliung) setelah pada hari Kamis (7/12) sore bencana tersebut melanda Desa Surengede dan Sindupaten, Kertek, Wonosobo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Wonosobo Prayitno di Wonosobo, Jumat mengatakan kali ini puting beliung terjadi di Dusun Cangkringan, Kecematan Kertek.

Prayitno mengatakan bahwa angin langkisau yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut mengakibatkan 10 bangunan di dusun tersebut mengalami rusak ringan, sedang, dan berat.

"Bencana kali ini juga mengakibatkan seorang warga bernama Ariyanto mengalami luka-luka karena tertimpa bangunan," katanya.

Kebanyakan rumah rusak di bagian atap karena sebagian genteng atau seng terbawa angin.

Prayitno menyebutkan rumah yang mengalami rusak ringan, yakni milik Jumeno, Nurwandi, Tukiman, Suyoto, Rohadi, dan sebuah gedung pertemuan. Kemudian rumah rusak sedang milik Nasito dan Mardiyono, sedangkan rumah rusak berat milik Budiyanto dan Wahyu Utomo.

Pemerintah akan membantu material berupa seng dan paku bagi rumah yang menjadi korban angin langkisau tersebut.

Rumah rusak akibat angin langkisau kali ini lebih sedikit daripada yang terjadi pada hari Kamis (7/12) mencapai 47 rumah yang tersebar di Desa Surengede meliputi empat dusun dan di Desa Sidupaten terjadi di di satu dusun.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar