Wali Kota Magelang Fokus Kegiatan Keagamaan

Pewarta : id wali kota magelang fokus kegiatan keagamaan

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito (kiri) menyalami anak-anak setelah membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an di Gedung Wiworo Wiji Pinilih Kompleks Kantor Pemkot Magelang, Rabu (14/9). (Foto: Anggit Pamungkas/Humas Pemkot Magelang).

Magelang, Antara Jateng - Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyatakan fokus pada kegiatan keagamaan guna mendukung pembangunan daerah setempat sebagai kota jasa yang modern dan cerdas dengan masyarakat yang sejahtera dan religius.

"Ini karena tidak lepas dari visi Kota Magelang sebagai kota jasa yang modern dan cerdas yang dilandasi masyarakat yang sejahtera dan religius," katanya di Magelang, Rabu.

Wali Kota Sigit mengatakan hal itu saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) untuk umum dan pelajar tingkat Kota Magelang di Gedung Wiworo Wiji Pinilih, Kompleks Kantor Pemkot Magelang, Jawa Tengah.

Ia menjelaskan tentang pentingnya pembangunan masyarakat yang religius di daerah itu bagi kemajuan kota dengan tiga kecamatan dan 17 kelurahan tersebut.

Terkait dengan MTQ tingkat Kota Magelang, ujarnya, kegiatan itu bermanfaat mendidik dan membina generasi muda dalam mempelajari Kitab Suci Al Quran.

Pembinaan bagi generasi muda agar rajin membaca Al Quran, katanya, tidak hanya melalui MTQ, akan tetapi bisa dikembangkan melalui kegiatan lain yang menarik.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa masyarakat, khususnya generasi muda dan pelajar, bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi secara bijak, misalnya menyangkut penggunaan aplikasi Al Quran melalui telepon pintar atau gawai.

"Gunakan saat bepergian atau di luar rumah. Kalau pas di rumah bacanya tidak lewat ponsel, tetapi pakai Kitab Al Quran saja. Itu lebih baik," katanya.

Ia mengaku aplikasi Al Quran dalam gawai atau telepon pintar menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda untuk gemar membaca Al Quran.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Magelang Wagiman mengatakan MTQ pelajar dan umum dilaksanakan selama dua hari dengan peserta tingkat pelajar diikuti siswa SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA, sedangkan untuk umum diikuti perwakilan 17 kelurahan se-Kota Magelang.

Panitia menyediakan uang pembinaan dengan total Rp128 juta. Juara I mendapat uang pembinaan Rp1.750.000, juara II mendapat Rp1.250.000, juara III mendapat Rp1.000.000. Para pemenang juga mendapat piagam penghargaan.

Beberapa kategori yang dilombakan dalam MTQ, antara lain Tilawah Al Quran, Tartil Al Quran, dan Hifdzil Al Quran.

Dalam MTQ itu, pihaknya melibatkan Dinas Pendidikan Kota Magelang, Kantor Kementerian Agama Kota Magelang, serta pihak terkait lainnya. (hms)
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar