Tiga Puluhan Kreditor Laporkan Piutang Nyonya Meneer

id nyonya meneer, kurator

Para kreditor PT Nyonya Meneer mengikuti pertemuan bersama Hakim Pengawas dan Kurator Kepailitan perusahaan jamu tersebut di PN Semarang, Jumat (11/8), untuk memverifikasi bersaran piutang masing-masing kreditor. (Foto:ANTARAJATENG.COM/I.C.Senjaya)

Semarang, ANTARA JATENG - Kurator perkara kepailitan PT Nyonya Meneer telah menerima laporan piutang dari 30 lebih kreditor perusahaan jamu legendaris tersebut.

"Hingga batas waktu 21 Agustus sudah ada lebih dari 30 kreditor yang melaporkan piutangnya," kata Kurator perkara kepailitan PT Nyonya Meneer Ade Liansyah ketika dihubungi di Semarang, Kamis.

Selanjutnya, kata dia, piutang-piutang tersebut akan diverifikasi dengan data yang dimiliki oleh debitor pailit.

Verifikasi sendiri dijadwalkan digelar pada 4 September 2017 di Pengadilan Niaga Semarang.

Namun sebelumnya, lanjut dia, akan dilakukan praverifikasi untuk dikonfrontasi kebenaran tagihan para kreditor tersebut.

"Praverifikasi dilaksanakan di dua tempat, di Jakarta dan Semarang," katanya.

Ia menjelaskan verifikasi ini cukup penting untuk mencocokkan piutang yang ditagih oleh para kreditor.

Ia mencontohkan piutang yang ditagih oleh buruh.

Pada saat putusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang tahun 2015, buruh mengajukan piutang sekitar Rp10 miliar.

"Pada laporan terbarunya, tagihan yang diajukan buruh mencapai Rp90 miliar-an," katanya.

Sebelumnya, Pengadilan Niaga Semarang memutus pailit perusahaan jamu PT Nyonya Meneer.

Pengadilan membataskan perjanjian damai tentang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang pada 2015 lalu.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar