Tertabrak Kereta, SAR Temukan Jasad Korban di Bengawan Solo

Pewarta : id sar temukan jasad korban,bengawan solo

Tim SAR gabung mencari korban tabrak kereta api dan jatuh tenggelang di Sunga Bengawa Solo, Selasa. (Foto: ANTARAJATENG.COM/ dokumen Penerangan dan Perpustakaan Lanud Adi Soemarmo)

Solo, ANTARA JATENG - Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad korban tertabrak Kereta Api Turangga yang jatuh dan hilang di bawah jembatan rel di Sungai Bengawan Solo, Selasa.

Kepala Polsek Jebres Polres Kota Surakarta Kompol Juliana di Solo, Selasa, mengatakan tim SAR menemukan korban yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo sekitar pukul 12.30 WIB di lokasi kira-kira 500 meter dari tempat kejadian.

Setelah dievakuasi, jasad korban dibawa ke rumah sakit untuk autopsi.

Kondisi jasad korban masih utuh, kulitnya mengelupas, dan mulai membengkak karena terandam air.

Saat ditemukan, setengah bagian kepala korban hilang. Diduga hal tersebut terjadi karena terlidas KA Eksekutif Turangga jurusan Gambir-Surabaya di jembatan rel Jurug Jebres Solo, pada Senin (30/10), sekitar pukul 05.30 WIB

Tim SAR kemudian melakukan pencarian di sungai. Korban ditemukan menggunakan kaos oblong warna hitam dan celana pendek polos warna biru serta ikat pinggang hitam dengan lambang satpam. Namun, petugas kepolisian tidak menemukan identitas korban.

"Kami membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi untuk dilakukan proses autopsi dan sambil menunggu jika ada pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya," katanya.

Ia menjelaskan kepolisian sebelumnya curiga ketika menemukan bekas bercak darah dan potongan tubuh manusia di dekat rel kereta api di Jembatan Jurug Km 258+360.

Polisi meneruskan penelusuran rel hingga radius sekitar 300 meter ke arah timur, tetapi tidak lagi ditemukan bercak darah di ruas pelintasan KA.

Pihaknya kemudian mengambil kesimpulan bahwa jenazah korban tercebur ke sungai. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah itu.

Pihaknya segera menyebarkan informasi temuan itu lewat kelurahan. Warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya diminta segera melapor ke polisi untuk mengenali jenazah korban.

"Kami memastikan korban tewas karena kecelakaan tertabrak KA dan jatuh tenggelam ke sungai," katanya.
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar