Tamzil Kembalikan Berkas Pendaftaran Cabup PBB

id tamzil kebalikan berkas

KUDUS - Mantan Bupati Kudus periode 2003-2008, Muhammad Tamzil menyerahkan formulir pendaftaran sebagai bakal calon bupati Kudus 2018 kepada Ketua DPC PBB Kudus Saiful Umam di kantor DPC PBB Kudus, Rabu (15/11). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Akhmad Nazaru

Kudus, ANTARA JATENG - Mantan Bupati Kudus periode 2003-2008, Muhammad Tamzil berupaya menggaet dukungan dari sejumlah partai politik, termasuk Partai Bulan Bintang yang hanya memiliki satu kursi di dewan dengan mengisi formulir pendaftaran sebagai bakal calon bupati Kudus 2018.

Pengembalian berkas pendaftaran sebagai bakal calon bupati Kudus tersebut disampaikan langsung Muhammad Tamzil ke Kantor DPC PBB di Jalan HM Subchan ZE.

Muhammad Tamzil ditemui di sela-sela penyerahan berkas pendaftaran di Kantor DPC PBB Kudus, Rabu, mengungkapkan bahwa pendaftarannya cabup lewat PBB bukan melihat kursi yang dimiliki, melainkan nama partainya.

"Saya memang menginginkan bisa didukung parpol manapun, karena syarat maju sebagai bakal calon bupati harus memiliki sembilan kursi," ujarnya.

Selain berkomunikasi dengan PBB, kata dia, dirinya juga menjalin komunikasi dengan PKS, PAN, Partai Demokrat, serta Partai Golkar.

Komunikasi intens, lanjut dia, juga dijalin dengan PKB, Partai Gerindra, sedangkan parpol yang sudah menyatakan dukungannya secara terbuka adalah Partai Hanura.

"Jika sebelumnya bisa memasang logo tiga parpol, kini bertambah PBB karena sudah mendapatkan izin untuk memasang logonya pada poster dirinya yang dipasang di sejumlah tempat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PBB Kudus Saiful Umam mengakui, sebelumnya memang sudah ada komunikasi dengan M. Tamzil.

"Hari ini (15/11), Tamzil akhirnya mengisi formulir pendaftaran cabup Kudus 2018," ujarnya.

Langkah berikutnya, kata dia, DPC PBB Kudus akan menggelar rapat pleno, sedangkan hasilnya akan disampaikan ke DPP PBB melalui pengurus wilayah.

Sebelum ada kepastian soal pasangannya, kata dia, yang diberikan berupa dukungan, selanjutnya setelah ada pasangannya akan diikuti dengan surat rekomendasi.

Parpol yang sebelumnya menjalin komunikasi dengan PBB, yakni PDI Perjuangan.

"Hanya saja, dari pengurus pusat menginginkan berkoalisi dengan parpol lainnya," ujarnya.

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar