Tahapan Pilkada Dimulai, Panwaslu Diminta Fokuskan Pengawasan

id tahapan pilkada dimulai panwaslu diminta fokuskan pengawasan

Tahapan Pilkada Dimulai, Panwaslu Diminta Fokuskan Pengawasan

ilustrasi

"Proses perekrutan panwaslu di 21 kabupaten/kota sudah selesai dan ditandai dengan pelantikan 63 petugas panwaslu yang akan secepatnya melakukan tugas prioritas yakni pengawasan tahapan-tahapan pilkada," kata Koordinator Pengawasan dan Humas Badan Pengawas Pemilu Jateng, Teguh Purnomo, di Semarang, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Teguh di sela-sela pelantikan 63 petugas panwaslu di 21 kabupaten/kota oleh Bawaslu RI.

Menurut dia, langkah pertama yang perlu dilakukan oleh petugas panwaslu adalah berkonsolidasi terkait dengan persiapan anggaran pilkada di 21 kabupaten/kota.

"Konsolidasi mengenai anggaran perlu dilakukan karena masih terdapat kabupaten yang belum memiliki anggaran untuk pengawasan pilkada seperti Kabupaten Blora, Rembang, Grobogan, dan Pekalongan," ujarnya.

Kemudian, langkah selanjutnya adalah merekrut petugas panwas di tingkat kecamatan yang pelantikannya dijadwalkan pada awal Juni 2015.

Teguh mengungkapkan bahwa selain melakukan supervisi terhadap panwaslu di kabupaten/kota, Bawaslu Jateng juga akan memfasilitasi pembentukan pengawas yang bersifat partisipatif dengan membuka pendaftaran.

"Masyarakat yang berminat terlibat dalam pengawasan, secara formal bisa mendaftarkan diri menjadi panwascam, pengawas pemilu lapangan, dan pengawas tempat pemungutan suara," katanya.

Seperti diwartakan, ada 21 daerah di Jateng yang akan melaksanakan pilkada pada 2015 itu adalah Kota Pekalongan, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal.

Kota Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, Kabupaten Blora.

Kemudian, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.
Pewarta :
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar