Sempat Sakit, Haji Asal Banyumas Dijemput Kemenag di Adi Sucipto

id sempat sakit, haji banyumas

Sempat Sakit, Haji Asal Banyumas Dijemput Kemenag di Adi Sucipto

Seorang haji asal Kabupaten Banyumas, Masdar (duduk di kursi roda) tiba di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta. Haji tersebut sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit King Abdullah City Jeddah karena gangguan paru dengan keluhan sesak nafas. (ANTARAJATEN

Purwokerto, ANTARA JATENG - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjemput seorang haji asal wilayah tersebut yang baru tiba di Tanah Air setelah sebelumnya sempat sakit dan menjalani perawatan di Jeddah.

"Akhirnya Haji Masdar telah kembali ke Tanah Air," kata Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kemenag Banyumas, Amirudin ketika dihubungi dari Purwokerto, Kamis.

Dia menjelaskan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menjemput Haji Masdar di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta.

"Sebelumnya Haji Masdar diterbangkan dari Jeddah menuju Bandara Soekarno-Hatta Banten, lalu dilanjutkan ke Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta," katanya.

Dia menjelaskan Masdar dapat kembali ke Tanah Air setelah mendapatkan izin dari rumah sakit bahwa kondisi kesehatannya telah membaik dan layak terbang.

"Beliau sempat dirawat di rumah sakit di Jeddah sekitar satu bulan karena sakit, dan akhirnya rumah sakit menyatakan kondisinya membaik dan memberikan izin untuk terbang," katanya.

Sebelumnya, Masdar menjalani perawatan di RS King Abdullah City Jeddah.

Ia merupakan warga Desa Grujugan, Kecamatan Kemranjen, Banyumas.

Masdar, kata dia, mengalami sakit paru dengan keluhan sesak nafas.

Ia merupakan haji asal Banyumas yang tergabung dalam kelompok terbang 4.

Sementara itu, Amirrudin menambahkan dua orang haji asal Banyumas meninggal dunia di Tanah Suci.

"Yang meninggal atas nama Solikhin (60) warga Purwokerto Kidul dan Hardiyo (68) warga Kemranjen," katanya.

Keduanya, tambah dia, meninggal dunia karena sakit.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar