Sekda: Jangan Minder Duduki Jabatan Fungsional

id Sekda: Jangan Minder Duduki Jabatan Fungsional

Sekda: Jangan Minder Duduki Jabatan Fungsional

Sekretaris Daerah Pemkot Magelang Sugiharto (kiri) menyerahkan surat keputusan pelantikan 17 pejabat fungsional di lingkungan pemkot setempat, Kamis (12/10) sore. (Foto: ANTARAJATENG.COM/dokumen Humas Pemkot Magelang)

Jadi kenaikan jabatan pejabat fungsional itu bisa lebih cepat dari pejabat struktural. Karirnya lebih bagus
Magelang, 13/10 (Antara) - Sekretaris Daerah Pemkot Magelang Sugiharto mengatakan jabatan fungsional dalam birokrasi pemerintahan sebagai tempat yang strategis bagi pengembangan karir seorang aparatur sipil negara sehingga mereka tidak boleh minder menempati posisi tersebut.

"Jadi jangan minder kalau hanya menduduki jabatan fungsional, tapi kita justru harusnya bangga. Karena karir pejabat fungsional terbuka luas," katanya di Magelang, Kamis (12/10) sore,

Ia mengatakan hal itu saat pelantikan 17 pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Magelang. Pelantikan tersebut sebagai yang pertama kali dilakukan setelah terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada April 2017.

Ia menyebutkan bahwa jabatan fungsional sebagai jabatan strategis.

Berbeda dengan jabatan struktural, ujarnya, jabatan fungsional melekat pada profesi, tidak mempunyai atasan, dan mandiri, sedangkan kenaikan jabatan tidak tergantung pada masa kerja, melainkan lebih kepada angka kredit pegawai.

"Jadi kenaikan jabatan pejabat fungsional itu bisa lebih cepat dari pejabat struktural. Karirnya lebih bagus," ucapnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Pemkot Magelang Aris Wicaksono mengatakan pelantikan itu sesuai dengan Pasal 78 PP Nomor 11 Tahun 2017.

Ia menjelaskan pejabat fungsional yang diangkat pertama kali harus dilakukan pelantikan untuk kemudian tunjangan fungsional bisa dicairkan.

Sebanyak 17 pejabat fungsional yang dilantik itu, terdiri atas 12 fungsional Satuan Polisi Pamong Praja, tiga fungsional pranata humas, satu pranata komputer, dan satu dokter ahli madya yang naik menjadi dokter ahli utama.

"Setelah ini masih ada pelantikan-pelantikan selanjutnya. Ini yang pertama kali," katanya. (hms)
 

Pewarta :
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar