Peredaran Rokok Ilegal di Wonosobo Kian Sedikit

id Rokok Ilegal, Wonosobo, Sedikit

Petugas Satpol PP Kabupaten Wonosobo memasang stiker larangan menjual rokok ilegel di salah satu kios di Terminal Sawangan. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Dinkominfo Wonosobo)

Wonosobo, ANTARA JATENG - Peredaran rokok tanpa cukai di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, semakin langka seiring meningkatnya kesadaran para pedagang untuk tidak menjual barang ilegal tersebut, kata Kasi Bimbingan dan Penyuluhan Satpol PP Kabupaten Wonosobo, Warjono.

"Kesadaran para pedagang untuk tidak lagi menjual rokok tanpa cukai sudah cukup baik," katanya saat monitoring cukai ilegal di sejumlah toko yang ada di Terminal Sawangan, Leksono, Wonosobo, Rabu.

Monitoring cukai ilegal dilakukan tim gabungan, selain dari unsur Satpol PP juga dari unsur TNI, Polri, Bagian Hukum Setda, dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo.

Warjono mengatakan berdasarkan monitoring di sejumlah wilayah, meliputi Pasar Wadaslintang, Pasar Kaliwiro, Watumalang, Leksono, dan Sukoharjo yang digelar selama dua hari terakhir tidak menemukan rokok yang dijual tanpa cukai.

"Pedagang kini lebih sadar, dan juga enggan menanggung risiko pidana apabila sampai ketahuan memperdagangkan rokok ilegal tanpa cukai," katanya.

Menurut dia adanya kesadaran para pedagang tersebut tidak menyurutkan upaya pihaknya untuk melakukan monitoring secara berkala.

Ia menuturkan tujuan dari monitoring, selain menegakkan peraturan juga sebagai langkah antisipasi demi mencegah kerugian pada konsumen.

"Melalui monitoring ini kami juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak menjual produk-produk sudah kedaluwarsa serta bersedia melapor apabila masih ada tawaran untuk menjual rokok ilegal," katanya.

Imbauan petugas tersebut disambut positif para pedagang yang rata-rata sudah memahami risiko apabila menjualbelikan rokok tanpa cukai. Hal itu terlihat ketika petugas memasang stiker berisi larangan menjual rokok tanpa pita cukai, sesuai Undang-Undang nomor 11 Tahun 1995.

"Tidak apa-apa dipasangi stiker Pak, agar nantinya apabila ada yang coba-coba menawari rokok tanpa cukai, sudah bisa melihat sendiri aturannya," kata pemilik warung kelontong di kompleka Terminal Sawangan, Siti Nurhasanah (39). 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar