Perangi Narkotika, Pejabat Kota Solo Ikuti Tes Urine

id tes urine pejabat solo

Sejumlah petugas BBN saat melakukan tes urine di Pendhapi Ageng Balai Kota Surakarta (Foto: ANTARAJATENG.COM/Aris Wasita Widiastuti)

Solo, ANTARA JATENG - Jajaran pejabat eselon 2, 3, dan 4 di lingkungan kerja Kota Solo mengikuti tes urine di Pendhapi Gede Balai Kota Surakarta sebagai tindak lanjut kerja sama antara pemkot setempat dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Jadi nota kesepahaman kemarin adalah bukti bahwa wali kota serius dalam masalah penyalahgunaan narkotika di kalangan Pemkot Surakarta," kata Kepala Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Jateng Susanto di sela kegiatan di Solo, Kamis.

Sebelumnya, tepatnya pada tanggal 14 Agustus 2017 BNN melakukan tes yang sama kepada seluruh unsur pendidik, yaitu pengawas sekolah, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan karyawan tata usaha.

Susanto mengatakan sesuai dengan SOP yang berlaku, nantinya jika ada yang terbukti positif mengkonsumsi narkotika maka BNN akan kembali melakukan pendalaman dengan menggunakan alat yang lebih sensitif. Selanjutnya, akan ada uji konfirmasi di laboratorium.

Ia mengatakan uji lanjutan yang dilakukan oleh BNN tersebut untuk mengetahui jenis narkotika yang dikonsumsi.

"Bisa jadi dia positif palsu karena mengkonsumsi obat dari dokter. Ini biasanya adalah narkotika golongan 2 dan 3, untuk pengobatan batuk, depresi, dan flu berat," katanya.

Meski demikian, jika ada yang terbukti mengkonsumsi narkotika golongan 1, dikatakannya, langkah yang dilakukan oleh BNN adalah melakukan rehabilitasi.

"Sedangkan untuk sanksi profesi kami serahkan ke Pemkot Surakarta," katanya.

Ia mengatakan ke depan akan menyasar pejabat dan staf lain di lingkungan Pemkot Surakarta secara mendadak agar menimbulkan efek jera.

"Kami pasti akan sasar yang lain karena ini komitmen baik dari wali kota yang harus kita jaga bersama," katanya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar