Penggunaan Aplikasi Permudah Pengelolaan Aset

id aplikasi, pengelolaan aset, purbalingga

Penggunaan Aplikasi Permudah Pengelolaan Aset

Perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah Kabupaten Purbalingga saat mengikuti bimbingan teknis penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset di Aula Badan Keuangan Daerah Purbalingga. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Dok. Dinkominfo Purbalin

Purbalingga, ANTARA JATENG - Penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset akan mempermudah organisasi perangkat daerah mengelola aset, kata Kepala Subbidang Aset Badan Keuangan Daerah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Wibowo.

"Sebelum adanya aplikasi SIM Aset, aset yang ada di Kabupaten Purbalingga tidak terdata dengan baik sehingga akan mengalami kesulitan jika diaudit," katanya di sela Bimbingan Teknis SIM Aset Bagi Organisasi Perangkat Daerah yang digelar di Aula Bakeuda Purbalingga, Kamis.

Ia mengatakan melalui aplikasi SIM Aset yang sedang disosialisasikan, seluruh penyelengggara pemerintahan di Kabupaten Purbalingga akan dengan mudah mendata aset yang ada.

Menurut dia, dari situ akan diketahui tindak lanjut dengan aset terdata, apakah akan dihibah, dilelang, dan sebagainya.

"Selanjutnya, jika OPD di Kabupaten Purbalingga telah siap menggunakan SIM Aset, mereka dituntut untuk menyajikan `output` yang sewaktu-waktu akan diperiksa pihak terkait. Langkah tersebut dinilai tepat karena inventarisasi aset lewat aplikasi lebih detail memasukkan jenis aset dan tentunya lebih efisien dalam sisi waktu," katanya.

Saat memberikan materi, konsultan dari CV SeML, Arif Nugroho mengatakan ada perubahan perilaku sebelum dan sesudah aplikasi SIM Aset diterapkan.

Dalam hal ini, kata dia, pihak pengguna aplikasi akan lebih berhati-hati dan disiplin dalam menginventarisasi aset dibanding sebelum adanya aplikasi tersebut.

"Kami akan terus melakukan `maintenance` terhadap aplikasi tersebut sehingga kendala teknis akan cepat teratasi," katannya.

Ia mengharapkan seluruh peserta mengikuti bimtek tersebut dengan serius sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh OPD yang ada di Kabupaten Purbalingga.

Berdasarkan pengalaman di beberapa daerah lain, kata dia, banyak peserta yang asal berangkat mengikuti Bimtek SIM Aplikasi demi memenuhi perintah atasan.

Bimtek penggunaan aplikasi SIM Aset tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam rangka mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan pada tahun 2016.
Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar