Pemkot Solo Pastikan Stok Pangan Aman

id Pemkot Solo, Stok Pangan, Aman

Petugas Perum Bulog Subdivre III Wilayah Surakarta sedang mengeceke stok beras di Gudang 303 Ngabehan Kartasura Sukoharjo. (Foto:ANTARAJATENG.COM/Bambang Dwi Marwoto)

Solo,  ANTARA JATENG - Pemerintah Kota Solo memastikan ketahanan pangan di Solo saat ini dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

"Di bidang ketahanan pangan di Solo tidak ada gejolak, semua pangan tersedia baik dari sisi kuantitas maupun kualitas," kata Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo pada rapat koordinasi ketahanan pangan di Solo, Selasa.

Ia mengatakan kondisi tersebut terlihat dari tidak adanya keluhan dari masyarakat mengenai stok pangan. Menurut dia, meskipun Solo bukan merupakan daerah produsen tetapi sisi distribusi terus diperhatikan.

Achmad mengatakan mengenai daerah pemasok pangan di Kota Solo bukan hanya daerah di Soloraya tetapi juga daerah lain.

"Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di mana bawang merah dan cabai rawit mengalami gejolak harga, kami mendatangkan komoditas ini dari daerah pantura dan Jawa Timur. Langkah itu kami lakukan untuk memastikan ketersediaan komoditas pokok di Solo aman," katanya.

Ia mengatakan mengenai pengadaan tersebut pihaknya berkoordinasi dengan pedagang besar dan Organisasi Angkutan Darat (Organda).

"Dalam hal ini keterlibatan Organda penting karena berperan untuk melancarkan distribusi pangan. Ketika distribusi aman maka stok juga aman," katanya.

Sementara itu selain memastikan stok, dikatakannya, dalam rakor tersebut Pemkot Solo juga menggandeng Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan kualitas makanan.

"Yang pasti pengawasan kami lakukan untuk mengantisipasi makanan yang mengandung bahan berbahaya dan pangan dengan cemaran mikroba yang melebihi ketentuan. Masih ditemukan sentra produksi pangan yang mengandung bahan berbahaya itu," kata Kepala BPOM Jateng Endang Pudjiwati.

Terkait hal itu, pihaknya terus melakukan upaya edukasi kepada masyarakat khususnya pelaku usaha.
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar