Pemkot Magelang Gencar Kampanyekan Gemarikan

Pewarta : id Pemkot Magelang, Kampanyekan Gemarikan

Ratusan siswa ikut meramaikan kampanye Gemarikan yang diselenggarakan Pemkot Magelang di Taman Kyai Langgeng. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Humas Pemkot Magelang)

Magelang, ANTARA JATENG - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang kembali menyelenggarakan kampanye gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) dengan mengusung slogan "Ayo makan ikan agar generasi sehat, cerdas, dan kuat".

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Magelang Yetty Biakti Sigit Widyonindito di Magelang, Rabu, mengatakan kampanye yang diselenggarakan keenam kalinya ini merupakan puncak rangkaian kegiatan kampanye gemarikan tahun 2017.

"Kegiatan gemarikan di Kota Magelang ditekankan kepada anak-anak usia balita hingga masa sekolah," katanya saat membuka acara tersebut di Taman Kyai Langgeng.

Ia mengatakan hal ini sebagai upaya menumbuhkan kesadaran sejak usia dini tentang arti penting makan ikan bagi kesehatan dan pertumbuhan. Konsumsi ikan meningkat karena adanya kebiasaan sejak dini.

Ia menuturkan berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang tingkat konsumsi ikan di Kota Magelang tahun 2016 mencapai 21,65 kilogram per kapita per tahun. Angka konsumsi ini masih di bawah angka konsumsi ideal yang dipersyaratkan yaitu 31 kilogram per kapita per tahun. Oleh karena itu kampanye gemarikan masih sangat dibutuhkan.

"Melihat potensi laut yang dimiliki Indonesia, namun belum diimbangi dengan budaya konsumsi ikan oleh masyarakat maka kampanye ini akan terus digalakkan dengan sasarannya anak-anak dalam masa pertumbuhan untuk mempersiapkan generasi tangguh dan andal. Adanya generasi yang tangguh tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia," katanya.

Menurut dia kampanye gemarikan ini memiliki karakterisitk tersendiri dengan memiliki tujuan yang jelas, yaitu membangun kesadaran gizi individu/kelompok masyarakat agar gemar mengkonsumsi ikan, kegiatan ini sifatnya massal karena melibatkan lintas sektoral baik instansi, lembaga, perguruan tinggi negeri/swasta, kelompok masyarakat dan masyarakat luas.

Selain itu, katanya gerakan ini memilik target yang jelas seperti anak-anak, kader posyandu, penggerak PKK bahkan memiliki lembaga yang dibentuk hingga tingkat kabupaten/kota seperti forum peningkatan konsumsi ikan (Forikan). Kegiatan yang dilakukan pun terstruktur dengan adanya kampanye gemarikan secara nasional hingga kabupaten/kota serta memiliki indikator yang jelas yakni meningkatnya target konsumsi ikan secara nasional.

Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina mengatakan kampanye gemarikan ini dilaksanakan untuk membangun kesadaran masyarakat agar memilih ikan sebagai sumber protein utama dalam menu keluarga.

"Konsumsi pangan yang berkualitas tinggi, khususnya dari sumber hewani ikan secara langsung akan berpengaruh pada derajat kesehatan dan kualitas sumber daya manusia," katanya.

Suksesnya kampanye ini, katanya diharapkan dapat berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama pembudidaya dan pengolah hasil perikanan karena meningkatnya konsumsi ikan.

"Perlu adanya sinergi antara penggiat, pelaku usaha perikanan, pemerintah dan masyarakat di Kota magelang untuk berkomitmen agar gemarikan tidak hanya sekadar seremonial saja namun menjadi program yang berkelanjutan dan membudaya dalam masyarakat," katanya.

Ia mengajak seluruh komponen masyarakat terkait menyukseskan gerakan ini. Semua pihak harus meningkatkan kemitraan dan koordinasi dalam rangka menjaga ketersediaan ikan untuk konsumsi masyarakat, terpeliharanya lingkungan hidup tempat budidaya ikan serta mendorong peran serta dari masyarakat seperti organisasi wanita untuk ambil bagian dalam program ini. (hms)
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar