Pemkot Magelang Akan Bangun Tempat PKL Untidar

Pewarta : id disperindag magelang, joko budiyono

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang Joko Budiyono. ( Foto: ANTARAJATENG.COM/dokumen Humas Pemkot Magelang)

Magelang, ANTARA JATENG - Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, merencanakan membangun tempat khusus untuk para pedagang kaki lima di Jalan S. Parman menuju Kampus Universitas Tidar agar kawasan itu semakin tertata rapi, bersih, dan indah.

"`Shelter` permanen itu nantinya untuk menampung pada PKL yang selama ini berjualan dengan lapak-lapak mereka di pinggir Jalan S. Parman. Setelah pembangunan `shelter` maka ruas jalan menuju kampus Untidar itu akan terkesan bersih, rapi, dan indah," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kota Magelang Joko Budiyono di Magelang, Senin.

Ia menjelaskan ruas jalan itu setiap hari selalu dilewati masyarakat, terutama para mahasiswa dan kalangan kampus lainnya.

"Kalau ada PKL di situ kesannya menjadi semrawut dan jelek. Kalau dibangun `shelter` untuk mereka akan terkesan lebih bagus dan lingkungan kawasan menjadi rapi," katanya.

Pemkot Magelang akan bekerja sama dengan Kodam IV/Diponegoro terkait dengan pembangunan tempat berjualan PKL tersebut. Lokasi khusus yang akan dibangun pemkot untuk berjualan para PKL, adalah lahan milik Kodam IV/Diponegoro di kompleks Perumahan Secaba, dekat dengan Jalan S. Parman.

Ia mengatakan tempat itu untuk sekitar 25 PKL yang selama ini membuat lapak-lapak di Jalan S. Parman di kawasan Kampung Tuguran, Kota Magelang.

"Sedikit masuk dari Jalan S. Parman, tetapi tetap terjangkau dengan mudah oleh masyarakat dan pengunjung," ujarnya.

Ia menjelaskan tentang rencana pembangunan fisik tempat PKL itu pada 2018 dengan menggunakan dana sekitar Rp225 juta dari APBD Perubahan 2017 Kota Magelang.

Pihaknya sedang mengajukan pengurusan izin ke Kodam IV/Diponegoro terkait dengan rencana lokasi pembangunan tersebut.

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkot Magelang sedang memperbaiki infrastruktur Jalan S. Parman, termasuk penanaman pohon "Tabebuya" di kawasan tersebut.

Kepala Dinas PUPR Pemkot Magelang Yonas Nusantrawan mengatakan selama kawasan jalan tersebut diperbaiki, para PKL untuk sementara waktu tetap berjualan di sisi pinggir jalan itu.

"Nantinya akan ditanami juga dengan pohon `Tabebuya` di kawasan tersebut, supaya makin indah dan menarik," ujarnya. (hms)
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar