Pemkab Banyumas Salurkan Dana Bergulir UMK

Pewarta : id Pemkab Banyumas, Salurkan, Dana UMK

Bupati Banyumas Achmad Husein menyerahkan secara simbolis bantuan dana bergulir tahap kedua kepada perwakilan kelompok usaha mikro dan kecil di Graha Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (14/11/2017). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Dok. Humas Pemk

Purwokerto, ANTARA JATENG - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah setempat menyalurkan bantuan dana bergulir untuk kelompok usaha mikro dan kecil.

Bantuan dana bergulir tahap kedua tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Banyumas Achmad Husein kepada perwakilan kelompok UMK di Graha Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengharapkan bantuan dana bergulir yang disalurkan itu dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha yang ada.

"Keberhasilan dari bantuan yang disalurkan adalah dengan berkembangnya usaha dan bertambahnya anggota kelompok," katanya.

Ia mengatakan mulai saat ini, produk-produk yang dihasilkan UKM Banyumas dapat dipasarkan melalui minimarket.

"Saya sudah menjalin kerja sama dan menandatangani MoU (Memorandum of Understanding/nota kesepahaman) dengan salah satu minimarket, bahwa minimarket tersebut bersedia menampung produksi UMK di sekitarnya dengan persyaratan yang ditentukan. Untuk lebih lanjut, tanyakan Pak Wisnu (Kepala Disnakerkop UKM Banyumas Wisnu Hermawanto)," katanya.

Ia mengatakan peluang tersebut selain akan memotivasi dalam peningkatan produksi juga harus dengan kemasan yang diinginkan konsumen.

Menurut dia, UMK sebagai pelaku ekonomi yang berbasis masyarakat kecil wajib untuk terus didukung agar dapat berkembang dan menyejahterakan dirinya keluarga dan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Disnakerkop UKM Banyumas Wisnu Hermawanto mengatakan dana bergulir tahap kedua yang disalurkan mencapai Rp1,072 miliar untuk 26 kelompok UMK di 19 kecamatan.

"Setiap kelompok UMK menerima bantuan dana bergulir dengan besaran yang bervariasi, yakni berkisar Rp15 juta hingga Rp81 juta, dangan masa pengembalian dua hingga tiga tahun," katanya.

Menurut dia, besaran pinjaman yang diterima disesuaikan dengan jumlah anggota kelompok dan jenis usaha yang digeluti anggotanya.

Sebelumnya, kata dia, Pemkab Banyumas melalui Disnakerkop UKM telah menyalurkan bantuan dana bergulir tahun 2017 tahap pertama sebesar Rp1,1 miliar untuk 32 kelompok UMK dari 16 kecamatan.

Ia mengatakan pemberian bantuan bergulir itu merupakan salah satu wujud perhatian dan kepedulian Pemkab Banyumas kepada UMK.

"Kelompok UMK yang menerima dana bergulir dapat mencairkan bantuan tersebut melalui PD BPR BKK Purwokerto terdekat karena sudah `online`," jelasnya. 
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar