Pasar Rejowinangun Tasyakuran Setelah Raih Anugerah Pancawara

id pasar rejowinangun

Pasar Rejowinangun Tasyakuran Setelah Raih Anugerah Pancawara

Ilustrasi - Pasar Rejowinangun Kota Magelang. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Hari Atmoko)

Magelang, ANTARA JATENG - Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Jawa Tengah, bakal menggelar tasyakuran dengan menghadirkan penyanyi campursari Dimas Tedjo Blangkon asal Yogyakarta setelah meraih predikat pasar terbaik nasional dalam Anugerah Pancawara 2017.

Kepala Disperindag Kota Magelang Joko Budiyono di Magelang, Kamis, mengatakan Tedjo akan pentas menghibur masyarakat pada Minggu (19/11) pukul 09.00 WIB.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito secara langsung menerima penghargaan Anugerah Pancawara 2017 di Jakarta pada 26 Oktober 2017.

"Syukuran kecil-kecilan atas prestasi membanggakan tersebut. Pesta rakyat begitulah konsepnya, karena ini terbuka untuk seluruh masyarakat baik pedagang maupun pengunjung pasar," kata Joko.

Ia menuturkan sebagai tanda syukuran telah diterimanya penghargaan tersebut akan dilakukan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito. Potongan tumpeng kemudian diserahkan ke Paguyuban Pedagang Pasar Rejowinangun.

"Setelah itu Dimas Tedjo naik panggung guna menyapa dan menghibur seluruh pengunjung yang datang. Tasyakuran ini bertujuan memberi semangat ke pedagang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mengajak seluruh masyarakat kembali berbelanja di pasar rakyat," katanya.

Dia menjelaskan upaya mendatangkan penyanyi campursari itu, tidak lepas dari konsep Pasar Rejowinangun yang merupakan ruang sosial dan budaya.

Pasar, ujarnya, tidak hanya tempat transaksi jual dan beli, tetapi juga sebagai ruang apresiasi dan pelestarian budaya.

"Campursari merupakan budaya yang dimiliki bangsa kita. Kami komitmen menghadirkan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan budaya, seperti pentas jatilan. Ruang sosial dan budaya ini pula yang menjadi poin penting diraihnya predikat pasar terbaik nasional," katanya.

Dia mengharapkan dengan prestasi itu memperkuat motivasi berbagai pihak dalam menjaga pasar yang pernah terbakar hebat pada 2008 tersebut, agar tetap bersih, tertata rapi, dan nyaman dikunjungi masyarakat.

"Kami juga harus siap ketika banyak menerima tamu luar kota yang ingin berkunjung ke Pasar Rejowinangun, maka kami berharap seluruh pedagang dan masyarakat Magelang dapat menjaga pasar ini agar selalu bersih, rapi, tertib, dan nyaman," katanya.  (hms)

Pewarta :
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar