Masyarakat Harus Konsisten Jaga Kebersihan Kota

id KLHK, Konsisten, Kebersihan Kota

Masyarakat Harus Konsisten Jaga Kebersihan Kota

Kegiatan "Ekspose P1 Adipura Tahun 2017/2018" di Aula Adipura Kencana Kompleks Kantor Pemkot Magelang, Jumat (13/10/2017). (Foto: ANTARAJATENG.COM/dokumen Humas Pemkot Magelang)

Magelang, ANTARA JATENG - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan pentingnya masyarakat secara konsisten menjaga kebersihan kotanya dengan didukung peranan pemerintah daerah dalam memfasilitasi berbagai upaya mempertahankan kota agar tetap bersih.

"Warga kota harus konsisten menjaga program di bidang kebersihan yang selama ini telah dibangun," kata Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan R. Sudirman dalam sambutannya pada kegiatan "Ekspose P1 Adipura Tahun 2017/2018" di Ruang Adipura Kencana Kompleks Kantor Pemkot Magelang di Magelang, Jawa Tengah, Jumat.

Ia menjelaskan tentang upaya menjaga kebersihan yang harus menjadi suatu budaya di masyarakat.

Para tokoh masyarakat, ujarnya, mengambil peranan penting dalam memperkuat budaya masyarakat tersebut.

"Pemerintah hanya bertugas untuk mengajak, mendorong, dan memfasilitasi, sedangkan tugas masyarakat untuk melaksanakan," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa Kota Magelang harus bisa mendapatkan kembali Piala Adipura Kencana.

Beberapa hal yang harus diwujudkan untuk mendapatkan penilaian tertinggi atas Adipura, antara lain pentingnya kerapian tempat pembuangan akhir sampah, pembuatan bank sampah secara dalam jaringan, dan penambahan tempat pembuangan sementara.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meminta masyarakat memegang komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

"Mari kita komitmen untuk terus menjaga dan mempertahankan penghargaan Adipura," katanya.

Kota Magelang sudah 11 kali mendapatkan Piala Adipura, bahkan pada 2014 memperoleh Piala Adipura Kencana.

"Bukan untuk gagah-gagahan, bukan buat pamer, tapi merupakan satu kebanggaan. Dan menjadi tugas kita bersama untuk mempertahankan kontinuitas berkaitan dengan komitmen dan peran serta masyarakat di bidang kebersihan," ujarnya di sela acara itu.

Ia menjelaskan baik untuk kepentingan penilaian Adipura maupun tidak, kebersihan Kota Magelang harus terus dijaga, sehingga daerah setempat layak jual, termasuk untuk mendukung pengembangan sektor kepariwisataan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Magelang Machbub Yani Arfian mengatakan ekspose tersebut sebagai bahan evaluasi terhadap hasil penilaian Adipura yang dilakukan oleh panitia pusat.

"Apa-apa yang kurang perlu dibenahi," katanya. Kota Magelang mendapat nilai 77,01 pada penilaian tahap pertama.

Ia mengatakan Kota Magelang harus melakukan suatu inovasi tambahan dan masuk lima besar penilaian untuk berhasil mendapatkan Piala Adipura Kencana.

"Hanya kurang inovasi, kalau untuk nilai, sebenarnya kita sudah memenuhi," katanya.  (hms)

Pewarta :
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar