Legislator Prihatin Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan

id Unjuk rasa wartawan, usut kasus kekerasan

Legislator Prihatin Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan

Puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten Banyumas, Selasa (10/10) siang, berunjuk rasa menuntut pengusutan kasus kekerasan yang dialami kontributor Metro TV, Darbe Tya, saat meliput pembubaran paksa aksi penolakan pembangunan PLTPB Baturraden. (Fo

Kejadian ini dikhawatirkan dapat mencoreng Banyumas. Wong Banyumas punya karakter yang jelas dan kuat. Karakter Wong Banyumas itu apa adanya dan egaliter, merakyat, dan semedulur
Purwokerto, ANTARA JATENG - Sekretaris Komisi D, DPRD Kabupaten Banyumas, Yoga Sugama menyatakan keprihatinan terhadap kasus kekerasan oleh aparat terhadap wartawan yang terjadi Alun-Alun Purwokerto beberapa hari yang lalu.

"Saya ikut prihatin atas kejadian kekerasan yang dialami wartawan saat meliput pembubaran paksa aksi unjuk rasa," kata Yoga Sugama di Purwokerto, Kamis.

Pernyataan tersebut disampaikan terkait adanya tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang dialami wartawan Metro TV, Darbe Tyas, saat meliput pembubaran paksa aksi unjuk rasa penolakan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Baturraden di Alun-Alun Purwokerto, Senin (9/10) malam.

Peristiwa kekerasan, kata dia, dikhawatirkan dapat mencoreng citra positif Kabupaten Banyumas.

"Kejadian ini dikhawatirkan dapat mencoreng Banyumas. Wong Banyumas punya karakter yang jelas dan kuat. Karakter Wong Banyumas itu apa adanya dan egaliter, merakyat, dan semedulur," katanya.

Untuk itu, dia memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang dinilai cepat tanggap dalam menyikapi peristiwa tersebut.

"Kejadian kekerasan seperti ini tidak bisa ditolerir. Tindak tegas siapapun oknum petugas yang bertindak anarkis," katanya.

Sementara itu, empat anggota Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka dalam tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan terhadap wartawan Metro TV, Darbe Tyas, kata Kepala Polres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun.

"Hasil dari penyelidikan kami, tersangka ditemukan saat ini empat orang dari anggota Kepolisian dan diduga tersangka dari Satpol PP ada tiga orang," katanya.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan penyelidikan masih berjalan dan dilaksanakan oleh Polres Banyumas bekerja sama dengan Bidang Propam serta Direktorat Intelkam dan Keamanan Polda Jawa Tengah.

Pewarta :
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar