Kir Taksi Online Kudus Tunggu Petunjuk

id Kir, Taksi Online, Kudus, Petunjuk

Kir Taksi Online Kudus Tunggu Petunjuk

Ilustrasi (Foto: Antaranews.com)

Kudus, ANTARA JATENG - Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, belum bisa meminta penyedia jasa angkutan taksi daring atau "online" di Kabupaten Kudus untuk melakukan pemeriksaan (kir) armada sebelum ada petunjuk dari Pemerintah Provinsi Jateng.

"Beberapa waktu lalu, kami memang diundang ke provinsi untuk membahas soal taksi daring, termasuk dari satlantas juga ikut dihadirkan," kata Kasi Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Darwanto di Kudus, Jumat.

Selain belum ada petunjuk dari provinsi, kata dia, tentunya harus ada payung hukumnya untuk menggelar kir taksi daring tersebut.

Apalagi, lanjut dia, saat ini Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah nomor 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Informasinya, kata dia, pelaksanaan peraturan tersebut per 1 Februari 2018 sehingga semua taksi daring harus melakukan uji kir.

Uji kir kendaraan, kata dia, untuk memastikan kendaraan yang digunakan benar-benar layak secara teknis sehingga keselamatan penumpang terjamin.

Selain harus melakukan uji kir, kata dia, taksi daring juga harus dilengkapi dengan stiker penanda pada kaca depan dan belakang mobilnya.

Rencananya, lanjut Darwanto, jumlah taksi daring maupun konvensional juga akan dibatasi serta area operasinya juga dibatasi.

Untuk Kabupaten Kudus, kata dia, berdasarkan hasil studi pada 2012, jumlah kendaraan taksi yang ideal 75 kendaraan, sedangkan yang beroperasi saat ini 25 unit.

Kepala Seksi Sarana dan KIR Dishub Kudus Wiyoto mengungkapkan bahwa uji kir untuk setiap kendaraan, meliputi pengecekan pada beberapa komponen kendaraan yang vital, seperti rem, lampu, dan roda.

"Uji kir perlu dilakukan tepat waktu mengingat menyangkut keselamatan penumpangnya," ujarnya. 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar