Jalur Ganda Kroya-Kutoarjo Diharapkan Segera Dibangun

id terowongan notog, jalur rel ganda

Jalur Ganda Kroya-Kutoarjo Diharapkan Segera Dibangun

Jembatan baru untuk jalur rel ganda Purwokerto-Kroya dibangun di atas Sungai Tenggulun, Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. (Foto: Sumarwoto/ANTARAJATENG.COM)

Purwokerto, ANTARA JATENG - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto mengharapkan pembangunan jalur rel ganda Kroya-Purwokerto, Jawa Tengah, dapat segera dilaksanakan.

"Pembangunan jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo ada beberapa segmen, yakni Kroya-Kemranjen, Gombong-Kebumen, dan Karanganyar-Kutowinangun. Jadi tidak bisa bareng karena ada kendala," kata Manajer Jalan Rel dan Jembatan PT KAI Daop 5 Purwokerto Suyanto di Purwokerto, Selasa.

Menurut dia, kendala yang dihadapi dalam pembangunan jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo di antaranya pembebasan lahan dan pembongkaran bangunan.

Ia mengharapkan pembangunan jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo dapat dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan pada tahun 2018 sehingga bisa berbarengan dengan proyek jalur rel ganda Purwokerto-Kroya yang saat ini sedang berjalan.

"Nantinya dalam proyek jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo akan ada pembangunan terowongan baru untuk menggantikan terowongan Ijo di Kebumen. Lokasinya berjarak sekitar 25 meter sebelah utara terowongan Ijo yang saat ini masih berfungsi," katanya.

Terkait dengan pembangunan jalur rel ganda Purwokerto-Kroya, Suyanto mengatakan berdasarkan informasi dari Ditjen Perkeretaapian ditargetkan selesai pada akhir tahun 2018 dan diharapkan dapat digunakan pada 2019.

Dengan adanya jalur rel ganda Purwokerto-Kroya, kata dia, kecepatan kereta api dapat ditingkatkan dan jarak tempuh akan semakin pendek karena adanya pembangunan terowongan baru di dua lokasi, yakni Notog dan Kebasen sehingga dapat mengurangi lengkung.

Menurut dia, penggalian terowongan baru di Notog saat ini telah mencapai kedalaman sekitar 40 meter sedangkan di Kebasen sekitar 53 meter.

Berdasarkan data, terowongan baru yang sedang dibangun di Notog direncanakan memiliki panjang 550 meter atau lebih panjang dari terowongan yang saat ini masih difungsikan, yakni sepanjang 260 meter.

Sementara di Kebasen dilaksanakan pembangunan dua terowongan baru, masing-masing sepanjang 109 meter dan 183 meter untuk menggantikan terowongan yang ada saat ini sepanjang 79 meter.

Tiga terowongan baru tersebut akan digunakan untuk dua jalur rel kereta api.

Selain pembangunan tiga terowongan, dalam proyek jalur rel ganda Purwokerto-Kroya juga dibangun dua jembatan besar baru, masing-masing di Sungai Serayu direncanakan memiliki panjang 277,2 meter atau lebih panjang 22,2 meter dari jembatan saat ini masih digunakan yang sepanjang 255 meter serta di Sungai Logawa direncanakan memiliki panjang 280,2 meter atau lebih panjang 22,2 meter dari jembatan saat ini yang masih digunakan sepanjang 258 meter.

Jembatan-jembatan baru tersebut juga untuk dua jalur rel sekaligus.

Sementara terowongan baru yang akan dibangun untuk menggantikan terowongan Ijo direncanakan memiliki panjang 600 meter atau sama seperti terowongan yang ada saat ini.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar