Gerakan Pramuka Diharapkan Jadi Tameng Bangsa

id ganjar pranowo, gerakan pramuka

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Sumarwoto)

Banyumas, ANTARA JATENG - Gerakan Pramuka diharapkan menjadi tameng bagi bangsa dan negara di tengah berbagai gempuran maupun provokasi, seperti bendera terbalik, narkoba, radikalisme, terorisme, pornografi, dan ujaran kebencian, kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Semuanya membikin kita harus waspada. Kita harus punya tameng, Pramuka jadi tameng bangsa dan negara," katanya di Banyumas, Kamis.

Ganjar mengatakan hal itu saat memberi amanat saat Apel Besar Hari Pramuka Kwarda Jawa Tengah di Alun-Alun Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, dengan tema "Bekerja untuk Kaum Muda, Mewariskan yang Terbaik bagi Bangsa".

Menurut dia, tema yang diusung dalam apel tersebut menjadi relevan karena adanya gempuran maupun provokasi terhadap bangsa dan negara.

Oleh karena itu, kata dia, budi pekerti yang luhur harus dijaga.

"Selanjutnya, bagaimana mengabdikan diri kita untuk bangsa, negara, dan dunia," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengutip salah satu isi pidato Presiden Soekarno, yakni Tri Sakti yang terdiri atas berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara sosial budaya.

"Menurut Bung Karno, ada tiga hal yang bisa membawa bangsa ini memelesat, yaitu Tri Sakti," katanya.

Saat ditemui wartawan usai apel, Ganjar mengatakan hari ini yang selalu menggunakan Merah Putih adalah Pramuka.

"Bukan yang lain tidak (menggunakan Merah Putih). Tapi hari ini, hasduknya ini menunjukkan kecintaan kepada bangsa dan negara," katanya.

Menurut dia, Pramuka sebenarnya bisa dijadikan kader-kader bangsa karena memiliki disiplin yang luar biasa dan internalisasi dari seluruh pelatihan dapat masuk dengan mudah.

Oleh karena itu, kata dia, Pramuka dapat dijadikan agen untuk menjadi ototnya negara, matanya negara, dan menjadi telinganya negara dalam rangka memberantas hal-hal yang bersifat buruk.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar