Enam Parpol di Kudus Belum Penuhi Syarat Minimal Anggota

id kpu kudus, naili syarifah

KPU - Komisi Pemilihan Umum (FOTO ANTARA)

Kudus, ANTARA JATENG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mencatat ada enam dari 14 partai politik di Kabupaten Kudus yang belum memenuhi syarat minimal jumlah anggota partai politik.

"Berdasarkan hasil rapat pleno KPU Kudus pada Rabu (14/11) malam, dari 14 parpol terdapat empat parpol yang jumlah anggotanya kurang dari syarat minimal, sedangkan dua parpol terdapat permasalahan soal data salinan anggota sehingga banyak yang tidak memenuhi syarat," kata anggota KPU Kudus Naili Syarifah di Kudus, Rabu.

Ia mengatakan pengurangan jumlah anggota tersebut setelah dilakukan verifikasi faktual oleh KPU Kudus.

Terkait keenam parpol yang belum memenuhi syarat minimal jumlah anggota parpol, Naili belum bersedia menyebutkan sebelum ada penyerahan hasil penelitian administrasi berkas salinan dokumen keanggotaan belasan parpol tersebut.

Rencananya, kata dia, KPU Kudus akan menyampaikan hasil penelitian administrasi masing-masing parpol tersebut pada Kamis (16/11).

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, semua parpol di Kudus mengalami pengurangan jumlah anggota, menyusul ditemukannya anggota ganda dan kesalahan administrasi ketika dilakukan verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Dari 14 parpol tersebut, tercatat ada dua Parpol yang diperkirakan mengalami pengurangan jumlah anggota cukup banyak, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Garuda.

Khusus untuk PAN, sesuai data di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) jumlah anggotanya mencapai 2.195 orang, namun setelah diverifikasi faktual ternyata ada 1.330 anggota ganda internal dan 800 anggota mengalami kesalahan dalam menginput nomor kartu tanda anggota (KTA) karena tidak lengkap, sehingga masuk kategori tidak memenuhi syarat.

Meskipun demikian, parpol masih mendapat kesempatan untuk melakukan perbaikan mulai 18 November hingga 1 Desember 2017.

Bagi parpol yang belum memenuhi syarat minimal keanggotaan partai, maka masa perbaikan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal.

Nama-nama anggota parpol yang tidak memenuhi syarat (TMS), selain karena ganda eksternal maupun internal, ada pula nama pegawai negeri sipil serta perangkat desa.

Selain itu, ada pula yang tidak mengakui sebagai anggota salah satu parpol yang mencatat namanya karena merasa tidak pernah berhubungan dengan parpol terkait, sehingga mereka dicatat data TMS.

Keempat belas parpol tersebut, yakni PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Gerindra, PKS, PSI, Partai Perindo, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PPP, Partai Hanura, PKB, Partai Garuda, dan Partai Berkarya.

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar