Denjaka Kibarkan Merah Putih di Teluk Penyu

Pewarta : id danjen tni al,teluk penyu,upacara

Prajurit Denjaka TNI Angkatan Laut melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Kamis, (17/8/2017). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Sumarwoto)

Cilacap, ANTARA JATENG - Prajurit Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI Angkatan Laut mengibarkan Sang Merah Putih berukuran 9 x 12 meter pada mercusuar setinggi 20 meter yang berada di tengah Pantai Teluk Penyu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Pengibaran bendera Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Kamis, dipimpin Komandan Denjaka Kolonel Marinir Bambang Wahyuono.

Selain diikuti puluhan prajurit Denjaka, upacara tersebut juga melibatkan prajurit Pangkalan TNI AL Cilacap dan tekong perahu wisata.

Saat ditemui wartawan, Dandenjaka Kolonel Marinir Bambang Wahyuono mengatakan bahwa upacara peringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI di Pantai Teluk Penyu karena kebetulan Denjaka sedang menggelar latihan di Cilacap.

"Ini momentum yang baik bagi kita untuk bisa menunjukkan bahwa kita mempunyai sumber daya laut yang sangat melimpah," katanya.

Menurut dia, kegiatan latihan di Cilacap merupakan yang pertama kalinya karena kota itu merupakan salah satu penyangga terluar Jakarta.

"Kami juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Perwira Staf Operasi Denjaka yang juga Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Letnan Kolonel Marinir Samson Sitohang mengatakan bahwa kegiatan di Cilacap merupakan bagian dari latihan rutin triwulan ketiga yang dilaksanakan pada tanggal 31 Juli hingga 25 Agustus 2017 dan dimulai dari Cirebon, Jawa Barat, berupa latihan terjun.

Untuk latihan di Cilacap, kata dia, dimulai pada tanggal 11 Agustus dengan materi di antaranya latihan komando di Pulau Nusakambangan, patroli rawa, dan tahap laut.

"Untuk tahap laut, di antaranya berupa latihan renang jarak jauh, renang bawa alat, pembebasan sandera di kapal, dan selam tempur," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, sebelum upacara peringatan HUT Ke-72 RI terlebih dahulu dilaksanakan renang di Pantai Teluk Penyu sejauh 10 kilometer yang dilakukan oleh 76 prajurit Denjaka.

Dalam hal ini, prajurit Denjaka harus berenang melawan gelombang sejauh 5 kilometer dan kembali lagi ke daratan.

Selama berenang, prajurit Denjaka menggunakan masker snorkeling dan "fin" (sirip).

Lebih lanjut, Sitohang mengatakan latihan-latihan tersebut untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan prajurit Denjaka sehingga mampu melaksanakan tugas-tugas khusus dengan infiltrasi melalui media udara, baik dalam operasi amfibi, operasi darat, maupun operasi khusus lainnya, dengan harapan mampu dan siap untuk melaksanakan tugas pokoknya.


Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar