Calhaj Embarkasi Solo Meninggal Bertambah Satu

id Haji

Ilustrasi - Suasana pemberangkatan calon haji asal Kota Solo (Foto: ANTARAJATENG.COM/Aris Wasita Widiastuti)

Boyolali, ANTARA JATENG - Jamaah calon haji asal Embarkasi Solo Jawa Tengah yang dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci Arab Saudi, hingga Jumat petang ini, bertambah satu orang sehingga totalnya menjadi lima orang.

Menurut Kepala Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Badrussalam, dari data sistem komputerisasi terpadu yang diterima di Donohudan Boyolali, jamaah meninggal bertambah satu, yakni Solikhin Mursidik Yastubi (50) warga Purwokerto Selatan RT 03 RW 10 Kabupaten Banyumas yang tergabung dalam kloter 46.

Menurut Badrussalam, jamaah asal Banyumas tersebut dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Arab Saudi pada Kamis (17/8), karena menderita sakit gangguan pernafasan. Jenazahnya dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

"Dengan bertambahnya satu jamaah meninggal asal Purwokerto itu, sehingga totalnya menjadi lima orang. Jika ditambah satu orang lainnya yang meninggal di asrama haji Donohudan, totalnya menjadi enam orang," kata Badrussalam.

Ia mengatakan PPIH Embarkasi Solo pada Jumat ini, dijadwalkan telah memberangkatkan rombongan calhaj sebanyak empat kloter yakni 67, 68, 69, dan 70 yang semuanya berasal dari Kota Semarang.

Rombongan calhaj kloter 67 telah diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo Solo di Boyolali pada pukul 03.59 WIB dengan sebanyak 360 orang disusul kloter 68 pada pukul 07.53 WIB sebanyak 359 orang.

"Jamaah calhaj kloter 69 diberangkatkan ke Tanah Suci pada pukul 12.03 WIB sebanyak 357 orang. Kami saat ini sedang menunggu keberangkatan kloter 70 yang rencananya diterbangkan sekitar pukul 19.35 WIB," katanya.

Menurut dia, PPIH Embarkasi Solo dengan diberangkatkan jamaah calhaj kloter 69 asal Kota Semarang jumlah seluruhnya yang sudah diterbangkan ke Tanah Suci sebanyak 24.642 orang dari total calhaj 2017 sebanyak 34.112 orang.

Selain itu, jamaah calhaj yang dirujuk dan dirawat ke rumah sakit hingga kini berkurang hanya empat orang, sedangkan sebelumnya mencapai tujuh orang. Namun, jamaah yang dirawat jika sudah sembuh dan diizinkan oleh dokter yang merawat akan dterbangkan bersama jamaah kloter berikutnya.

Jamaah yang masuk asrama haji Donohudan Boyolali, ada empat kloter yakni 71 asal Kota Semarang dan Demak, 72 (Demak), 73 (Demak), dan 74 (Demak dan Salatiga). Jamaah empat kloter ini, rencana di berangkatkanke Tanah Suci, pada Sabtu (19/8).
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar