Cabup Temanggung Kampanyekan Pengelolaan Sampah

id calon bupati temanggung

Cabup Temanggung Kampanyekan Pengelolaan Sampah

Bakal calon Bupati Temanggung, Jawa Tengah, Farid Nurrahman (baju putih) berdialog dengan warga mengkampanyekan pusat pengelolaan sampah. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Heru Suyitno)

Temanggung, ANTARA JATENG - Salah satu bakal calon Bupati Temanggung, Jawa Tengah, pada Pilkada 2018, Farid Nurrahman (27) memiliki cara unik untuk bersosialisasi kepada masyarakat yakni dengan mengkampanyekan pusat pengelolaan sampah.

"Saya akan datangi rumah-rumah warga untuk berbagi informasi mengenai pusat pengelolaan sampah yang Saya dirikan, Omah Resik. Semoga bisa membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan," katanya di Temanggung, Senin.

Ia menyampaikan hal tersebut usai melakukan pertemuan dengan warga Mlondang, Temanggung.

Akademisi Istitut Teknologi Kalimantan ini menjelaskan pusat pengelolaan sampahnya tersebut menggunkan metode bank sampah.

Alumnus Greenwich University Inggris ini juga mengajak para pegiat bank sampah yang selama ini sudah ada untuk bergabung.

"Omah resik ini menggunakan metode bank sampah, yang mengambil sampah langsung dari tangan pertama, yaitu rumah tangga, pasar, dan petani. Kami ingin ajak semua bank sampah yang sudah ada untuk bergabung," katanya.

Ia menuturkan selama ini bank sampah sulit berkembang karena faktor minimnya pengolahan dan jenis produk yang dikelola.

"Selama ini, bank sampah sulit berkembang karena hanya jenis sampah tertentu yang bisa dikelola. Pusat pengolahan juga tidak ada sehingga pegiat bank sampah hanya hidup dari bantuan-bantuan saja. Kami ingin bantu mereka agar lebih mandiri," katanya.

Ia menuturkan pusat pengelolaan sampah miliknya bisa mengolah semua jenis sampah, mulai dari plastik, pembalut hingga sisa tembakau bisa diolah.

Ia mengajak semua masyarakat Temanggung untuk terlibat dalam program tersebut. Selain dapat menjaga kualitas lingkungan, masyarakat juga bisa mendapat tambahan penghasilan.

"Saya berharap banyak yang ikut terlibat. Lingkungan kita bisa terjaga, sampah ke TPA berkurang. Warga juga dapat memperoleh penghasilan tambahan. Tembakau yang sudah tidak laku karena hujan, misalnya, dari pada dibuang lebih baik dijual ke kami. Petani bisa dapat penghasilan tambahan juga," kata mantan Wakil Ketua PPI London ini.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar