Aplikasi Visum Ukur Kinerja Penyuluh KB

id aplikasi visum, penyuluh kb

Aplikasi Visum Ukur Kinerja Penyuluh KB

Plt Deputi Adpin BKKBN Agus Sukiswo (paling kiri). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Nur Istibsaroh)

Semarang, ANTARA JATENG - Aplikasi Visum akan menjadi salah satu tolok ukur kinerja para penyuluh Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di antaranya untuk menentukan besaran gaji dan tunjangan.

"Penilaian kinerja dinyatakan dengan tunjangan kerja. Jika kinerjanya 100 persen bagus, tentu tunjangan juga naik. Oleh karena itu, jangan puas dengan tunjangan Rp5.1 juta," kata Plt Deputi Adpin BKKBN Agus Sukiswo di Semarang.

Tunjangan untuk PKB pemula dengan grade lima berkisar Rp300 ribu (tunjangan jabatan) dan tunjangan kinerja Rp2.493.000. Sementara tunjangan tertinggi untuk petugas PKB ahli madya grade 11 mendapatkan tunjangan jabatan Rp950 ribu dan tunjangan kinerja sebesar Rp5.183.000.

Agus Sukiswo menjelaskan kinerja penyuluh KB tersebut dapat dilihat dari aplikasi visum masing-masing, karena dari aplikasi tersebut, akan terlihat kinerja masing-masing pekerja.

"Catat seluruh aktivitas penyuluh KKBPK. Dari aplikasi visum tersebut, menjadi gambaran kinerja dari para penyuluh KB. Jangan dibuat-buat, tapi buatlah seperti yang dilakukan saat di lapangan," katanya.

Agus Sukiswo menambahkan untuk penilaian kinerja di antaranya dilihat dari penilaian sasaran kerja pegawai, penilaian angka kredit jabatan fungsional PKB, dan penilaian kinerja penyuluh KKBPK lainnya.

Ia mengingatkan kepada seluruh penyuluh KKBPK agar waspada terhadap sejumlah potensi yang dapat menjadi masalah saat di lapangan antara lain, penggerakan pelayanan fiktif, penggelapan klaim penggerakan, duplikasi pembiayaan APBN-APBD, dan pungutan liar anggaran lapangan maupun alat kontrasepsi.


Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar