Aktivitas Kawah Sileri-Dieng Meningkat Wisatawan Tidak Terpengaruh

id aktivitas sileri dieng,wisatawan tak terpengaruh

Kawah Sileri di Dataran Tinggi Dieng mengeluarkan asap pascaletusan freatik pada hari Minggu (2/7/2017), pukul 12.00 WIB. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Dok. Polres Banjarnegara)

Banjarnegara, ANTARA JATENG - Peningkatan aktivitas Kawah Sileri tidak memengaruhi kunjungan wisatawan ke Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) "Dieng Pandawa" Alif Faozi.

"Alhamdulillah, Dieng tetap banyak dikunjungi wisatawan dan hingga saat ini, tidak ada informasi mengenai pembatalan rencana kunjungan wisata. Mereka tidak terpengaruh penaikan status Kawah Sileri dari normal menjadi waspada," katanya di Banjarnegara, Minggu.

Ia menduga hal itu terjadi karena wisatawan telah memahami posisi Kawah Sileri berada di Zona II KWDT Dieng sehingga sejumlah objek wisata yang berada di Zona I masih aman dikunjungi.

Selain itu, pemberitaan media massa yang menyebutkan bahwa peningkatan aktivitas atau penaikan status hanya untuk Kawah Sileri, bukan Dieng secara umum juga turut memberi dampak positif terhadap kunjungan wisata.

Alif mengakui ketika Kawah Sileri mengeluarkan letupan freatik pada tanggal 2 Juli 2017 mengakibatkan penurunan kunjungan wisatawan ke KWDT Dieng.

"Bahkan, banyak pula wisatawan yang membatalkan rencana kunjungan wisata ke Dieng pascaletupan freatik di Kawah Sileri," katanya.

Menurut dia, informasi berlebih tentang letupan freatik yang menjadi viral di media sosial tersebar dengan cepat ke masyarakat sehingga berdampak pada penurunan kunjungan wisata.

Kendati demikian, dia mengatakan beberapa wisatawan tetap berkunjung ke Dieng dan setelah mengetahui kondisi yang sebenarnya, mereka segera mengunggah foto-fotonya ke media sosial.

"Ada beberapa yang datang mengaku terkejut karena kondisi sebenarnya tidak seperti yang tersebar dan menjadi viral, sehingga mereka pun mengunggah foto-fotonya ke media sosial. Alhamdulillah kunjungan wisata kembali normal," katanya.

Seperti diwartakan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Kawah Sileri dari normal (Level I) menjadi waspada (Level II) sejak hari Kamis (14/9), pukul 23.00 WIB.

Penaikan status tersebut dilakukan karena adanya peningkatan aktivitas di Kawah Sileri sehingga PVMBG menetapkan radius bahaya sejauh 1.000 meter dari bibir kawah.

Kendati Kawah Sileri berstatus waspada, objek wisata lainnya di KWDT Dieng tetap aman dikunjungi wisatawan, antara lain Kompleks Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Kawah Candradimuka, dan Telaga Warna.


Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar