800 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Pekalongan Diperbaiki

id 800 Rumah Tidak Layak Huni, Kota Pekalongan, Diperbaiki

 800 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Pekalongan Diperbaiki

Ilustrasi. Rumah tidak layak huni (Foto: Sumarwoto/ANTARAJATENG.COM)

Pekalongan, ANTARA JATENG - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, secara bertahap merehabilitasi 800 rumah tidak layak huni dari 6.000 RTLH di daerah itu.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Kota Pekalongan, Marsudi Ismanto di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa sebelumnya pemkot juga telah selesai merehab 700 RTLH dan 100 unit segera dilakukan pugar sebelum akhir 2017.

"Adapun biaya rehab 700 RTLH itu menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Untuk rehab 100 unit RTLH akan menggunakan dana APBD Perubahan," katanya.

Selain merehab 100 RTLH, kata dia, pada 2017, pemkot juga akan memperbaiki 414 RTLH dengan menggunakan dana APBD Provinsi Jateng.

Ia menyebutkan seratus RTLH yang akan direhab tersebut berada di empat wilayah kecamatan, yaitu Pekalongan Selatan, Pekalongan Barat, Pekalongan Timur, dan Pekalongan Utara.

"Adapun bagi RTLH yang belum mendapat bantuan rehab akan direalisasikan pada 2018. Kami berharap warga yang memiliki dan terdaftar pemilik RTLH dapat bersabar," katanya.

Ia mengatakan pada 2018, pemkot akan memfokuskan merehab RTLH yang berada di wilayah Pekalongan karena berada di kawasan rob dan terkesan kumuh.

Pada 2018, kata dia, pemkot akan memperbaiki 700 RTLH dengan biaya pendanaan dari APBD Kota Pekalongan.

"Untuk perbaikan ini, jumlah anggaran yang digunakan oleh APBD Kota Pekalongan Rp7,5 juta per unit, APBD Provinsi Jawa Tengah Rp10 juta, serta dana alokasi khusus (DAK) dan BSPS Pemerintah Pusat Rp15 juta," katanya.

Ia menambahkan perbaikan RTLH ini terus dilakukan oleh pemkot untuk mengejar target program "Indonesia Bebas Kawasan Kumuh 2019".
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar