Kalabia Evo-4 Tim Sadewa Otto UI Pecahkan Rekor Asia

id kalabia evo4 tim sadewa otto ui pecahkan rekor asia

Kalabia Evo-4 Tim Sadewa Otto UI Pecahkan Rekor Asia

Mobil Hemat Energi. Mahasiswa Fakultas Teknik UI melakukan pengecekan akhir saat test drive peluncuran mobil Keris RV dan Kalabia evo-3 di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Kamis (21/3). Mahasiswa Fakultas Teknik UI meluncurkan dua mobil hemat energi, ram



"Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan tim Sadewa Otto menjadi Juara satu pada ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2014 di Luneta Park Manila, Filipina, 6-9 Februari 2014," kata Kepala Kantor Komunikasi Universitas Indonesia Farida Haryoko di Depok, Jawa Barat, Selasa.

Ia mengatakan Kalabia Evo-4 berhasil meningkatkan performanya dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang baru mencapai jarak tempuh 152,3 km per liter.

Selain unggul pada kategori Urban Concept, UI juga meraih peringkat empat besar pada kategori Prototype dengan bahan bakar bensin di ajang yang sama melalui tim Nakoela dengan nama mobil Keris RV berjarak tempuh 342,48 km per liter.

"Keberhasilan dua tim perwakilan UI untuk Indonesia ini tidak lepas dari peran para dosen pendamping yaitu Prof. Dr. Ir. Bambang Sugiarto, M.Eng (Tim Sadewa Otto) dan Dr.Ario Sunar Baskoro, ST, MT, M.Eng (Tim Nakoela) yang keduanya berasal dari Fakultas Teknik UI," katanya.

Sementara itu Team Manager Sadewa Otto Pither Supermando (mahasiswa jurusan Teknik Mesin 2010) sangat bangga dapat mewakili UI khususnya dan Indonesia untuk mengikuti ajang bergengsi serta bertemu dan berkompetisi dengan tim dari negara lainnya di Asia.

Ke depannya lanjut dia, kami bersama UI-SMV akan terus mengembangkan disain mobil menjadi lebih aerodinamis dan irit bahan bakar.

Tim Sadewa Otto maupun Nakoela adalah bagian dari UI Supermileage Vehicle (UI-SMV) yang merupakan sebuah perkumpulan otomotif bentukan mahasiswa UI lintas fakultas dengan moto "We design, build and race the best vehicles with the best efficiency."

Pada ajang SEM Asia 2014, tidak kurang 100 tim dari 15 negara di Asia mengikuti kompetisi merancang dan membangun kendaraan yang paling hemat energi ini.

Pemenangnya adalah kendaraan yang dapat bergerak terjauh dengan menggunakan bahan bakar atau energi paling sedikit.
Pewarta :
Editor: Totok Marwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar