Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab: Harpelnas momentum memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 4 September 2026 16:20 WIB
Image Print
Penyerahan secara simbolis penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan pedagang dalam kegiatan Grebek Pasar yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyumas dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto di Pasar Manis, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (4/9/2026), bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional. ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menjadikan peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) pada 4 September sebagai momentum memperluas kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pedagang pasar.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi Pemkab Banyumas dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto dalam kegiatan Grebek Pasar yang digelar di Pasar Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat.

Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas Gesang Tri Joko mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan pemahaman kepada pedagang mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam kegiatan tersebut, kata dia, BPJS Ketenagakerjaan memberikan informasi mengenai manfaat kepesertaan, khususnya kepada pedagang yang hingga kini belum terdaftar sebagai peserta.

"Intinya kami menyampaikan kepada para pedagang yang belum menjadi peserta, masih ada kesempatan untuk mendaftar. Dengan menjadi peserta, pedagang mendapat perlindungan sejak berangkat ke pasar hingga pulang kembali," katanya.

Menurut dia, perlindungan tersebut penting karena aktivitas berdagang memiliki berbagai risiko yang dapat terjadi dalam perjalanan maupun saat menjalankan kegiatan usaha di pasar.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau para pedagang memanfaatkan program perlindungan yang disediakan pemerintah tersebut.

Selain memberikan perlindungan ketika terjadi risiko kerja, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dinilai memiliki banyak manfaat bagi pekerja sektor informal, termasuk pedagang pasar.

Melalui momentum Harpelnas tersebut, Pemkab Banyumas bersama BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pedagang pasar yang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus meningkatkan kesadaran pekerja sektor informal terhadap pentingnya perlindungan atas risiko kerja.

"Kami mengimbau para pedagang untuk mengikuti program pemerintah ini karena menurut kami banyak sekali manfaatnya," kata Gesang.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto Vinca Meitasari mengatakan pedagang di Pasar Manis menjadi salah satu sasaran untuk didorong meningkatkan kepesertaan karena sebagian di antaranya dinilai memiliki kemampuan ekonomi untuk membayar iuran.

"Mereka mungkin pedagang juga mampu, mereka punya los, punya karyawan juga. Nah, diharapkan nanti bisa mendaftar di Pasar Manis," katanya.

Ia mengatakan Pasar Manis menjadi lokasi awal dalam upaya tersebut karena karakteristik pedagang relatif lebih mampu secara ekonomi.

"Jadi, kita coba di Pasar Manis dulu. Mungkin pasar yang lebih modern, pedagang yang mungkin dari sisi ekonomi juga lebih mampu untuk bisa membayarkan," katanya menjelaskan.

Dia mengatakan kegiatan tersebut bagian dari rangkaian upaya memperluas cakupan kepesertaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut dia, perluasan kepesertaan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program jaminan sosial.

"Kalau kita hanya memperluas cakupan, tapi kita tidak imbangi dengan pelayanan kepada masyarakat, apa yang kita sampaikan juga tidak ada manfaatnya. Jadi, kami selalu berkomitmen untuk berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," kata Vinca.


Baca juga: Pemkab Banyumas mendorong pelayanan publik makin responsif



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026