
Jawab tantangan pertanian kopi, PPK Ormawa HMP PTI UMS hadirkan Greenhouse Smart Farming Berbasis IoT

Solo (ANTARA) - Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membangun greenhouse smart farming bersama warga dan petani Desa Seboto, Kecamatan Ampel, Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Kegiatan pembangunan ini menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan program utama PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 untuk mengembangkan pertanian kopi berbasis teknologi Internet of Things (IoT) di Desa Seboto.
Pembangunan greenhouse dilaksanakan secara bertahap selama kurang lebih dua minggu. Rangkaian kegiatan diawali dengan perancangan dan penyesuaian kondisi lapangan, dilanjutkan dengan pengumpulan berbagai komponen yang dibutuhkan hingga proses pembangunan greenhouse. Pembangunan struktur utama greenhouse berhasil diselesaikan dalam lima hari pertama. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengerjaan berbagai komponen pendukung yang menunjang penerapan sistem smart farming.
Setelah struktur greenhouse selesai dibangun, tim PPK Ormawa HMP PTI UMS bersama warga dan petani Desa Seboto melanjutkan proses instalasi sistem perairan, kelistrikan, jaringan, hingga pemasangan perangkat IoT yang telah dirancang oleh tim. Seluruh komponen tersebut dipersiapkan untuk membentuk sistem greenhouse yang terintegrasi sehingga dapat mendukung proses pengelolaan tanaman secara lebih efektif dan terkontrol.
Muhammad Ivan Budi Setiawan dari tim HMP PTI menyampaikan bahwa perangkat Internet of Things (IoT) yang dikembangkan oleh timnya menjadi salah satu komponen utama dalam penerapan konsep greenhouse smart farming.
“Perangkat tersebut dirancang untuk membantu petani dalam memantau kondisi lahan secara lebih mudah, akurat, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi digital. Sistem IoT yang dikembangkan mampu memantau sejumlah parameter penting pada lahan pertanian, seperti kondisi tanah, tingkat kelembaban, serta nilai pH tanah. Data hasil pemantauan tersebut kemudian ditampilkan secara real-time melalui website yang berfungsi sebagai sistem informasi pertanian,” jelasnya, Jumat.
Selain berfungsi sebagai sistem pemantauan, perangkat IoT tersebut juga dilengkapi dengan fitur kontrol penyiraman tanaman. Fitur ini memungkinkan proses perawatan tanaman dilakukan dengan lebih efektif berdasarkan data kondisi lahan yang diperoleh dari lapangan. Dengan adanya sistem pemantauan dan pengendalian berbasis IoT, penerapan teknologi di dalam greenhouse diharapkan dapat membantu petani dalam mengelola lahan sekaligus mendukung peningkatan produktivitas tanaman kopi.
Proses pembangunan greenhouse yang dilakukan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, juga menjadi momentum bagi PPK Ormawa HMP PTI UMS untuk memperkuat kolaborasi bersama masyarakat Desa Seboto. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bersama warga dan petani turut terlibat secara langsung dalam berbagai tahapan pembangunan. Semangat guyub rukun terlihat melalui kerja sama dan komunikasi yang terjalin selama proses pembangunan, sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk saling bertukar informasi mengenai pembangunan greenhouse maupun berbagai kondisi dan potensi yang terdapat di Desa Seboto.
Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan dapat diterima dan dimanfaatkan oleh mitra secara berkelanjutan. Melalui interaksi secara langsung, tim PPK Ormawa HMP PTI UMS juga dapat memperoleh pemahaman yang lebih dekat mengenai kebutuhan petani sehingga pengembangan sistem smart farming dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Pembangunan greenhouse beserta instalasi berbagai komponen pendukung tersebut menjadi salah satu capaian penting dalam perjalanan program PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026. Dengan selesainya pembangunan dan mulai berjalannya sistem yang telah dirancang, program utama Seboto Smart Farming semakin terdorong untuk memasuki tahap implementasi dan pengembangan lebih lanjut.
Melalui penerapan teknologi IoT dalam pengelolaan pertanian kopi, PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 berkomitmen untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, petani, dan warga Desa Seboto diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan sistem pertanian yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
