
Jateng mendapatkan tambahan 375 penjaga tahanan

Semarang (ANTARA) - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah mendapat tambahan 375 penjaga tahanan yang berasal dari hasil seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil.
Pengangkatan 375 penjaga tahanan tersebut dilakukan di kompleks Lapas Batu Nusakambangan, Cilacap, Rabu.
Kepala Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah Mardi Santoso meminta para penjaga tahanan hasil seleksi CPNS tersebut menjaga integritas sejak hari pertama bertugas.
"Jangan mudah tergoda oleh kepentingan pribadi, jangan menyalahgunakan kewenangan, dan jangan pernah menganggap remeh sebuah pelanggaran," katanya
Ia juga mengingatkan kepercayaan yang diberikan negara tersebut harus dijaga dengan sebaik-baiknya.
Menurut dia, tugas di bidang pemasyarakatan memiliki tantangan yang tidak ringan sehingga membutuhkan pegawai yang kompeten, berkarakter, tegas, memiliki kepedulian, dan integritas yang kuat.
Ia meminta setiap pekerjaan dijadikan sebagai bentuk pengabdian dan berikan kontribusi terbaik bagi organisasi.
Ratusan penjaga tahunan tersebut juga menjalani pembaretan di Pulau Nusakambangan, sebelum menjalani pelantikan.
Mardi mengharapkan pembaretan tersebut menjadi pengalaman penting dalam membangun karakter dan kesiapan menghadapi tantangan tugas Pemasyarakatan.
Baca juga: Wakil Ketua Komite I DPD: Kelebihan kapasitas lapas harus segera diatasi
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
