Logo Header Antaranews Jateng

Udinus dampingi alumnus melalui Lifelong Learning Center

Kamis, 3 September 2026 08:31 WIB
Image Print
Rektor Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang Pulung Nurtantio Andono saat memimpin upacara wisuda ke-88 Udinus yang diikuti oleh 1.093 wisudawan, di Semarang, Rabu (2/9/2026). ANTARA/HO-Udinus

Semarang (ANTARA) - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang membuka program Lifelong Learning Center yang menjadi wadah pendampingan para alumnus yang ingin memperbarui keterampilan sesuai kebutuhan industri.

"Kalau dari 'traver study' yang kami terima, sekitar 60 persen mahasiswa Udinus yang diwisuda itu rata-rata sudah mendapatkan pekerjaan," kata Rektor Udinus Semarang Pulung Nurtantio Andono di Semarang, Rabu.

Selebihnya, kata dia, lulusan Udinus lainnya akan mendapatkan pekerjaan dalam rentang 3-6 bulan setelah lulus.

Dia mengatakan hal tersebut saat memimpin upacara wisuda ke-88 Udinus yang diikuti oleh 1.093 wisudawan.

"Bagi alumni yang kurang beruntung pasti ada dan inilah yang kami jaring supaya mereka ini bisa lebih berkontribusi ke masyarakat," katanya.

Ia mengatakan program Lifelong Learning Center lahir dari kesadaran akan dunia kerja yang terus berubah seiring pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI).

Pendekatan tersebut dinilainya berbeda dari pola umum perguruan tinggi yang sering menganggap hubungan dengan mahasiswa selesai begitu ijazah diserahkan.

"Perubahan cepat di dunia kerja akibat AI membuat kemampuan untuk terus belajar hal baru menjadi penentu utama, bukan teknologinya. Bukan AI yang menggantikan manusia, melainkan manusia yang mau belajar akan menggantikan manusia yang berhenti belajar," katanya.

Menurut dia, program Lifelong Learning Center bisa juga diikuti setiap lulusan ingin menambah bekal mereka, baik untuk masuk ke dunia kerja maupun berwirausaha.

"Lewat program ini, Udinus justru membuka kembali pintu kampus bagi alumni 'fresh graduate'. Mereka yang baru lulus dalam satu tahun terakhir bisa kembali untuk meningkatkan kompetensi, baik untuk menjadi profesional maupun merintis usaha," katanya.

Menurut dia, hubungan antara Udinus dan mahasiswanya tidak berhenti di panggung wisuda, melainkan berlanjut sebagai bagian dari keluarga besar alumni yang akan terus didampingi.

Melalui program yang sudah berjalan sejak April 2026 itu, alumnus tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga sertifikasi, penguatan kompetensi digital, dan penguasaan AI.

"Bagi alumni yang ingin menjadi wirausahawan, entrepreneur, Udinus menyediakan pelatihan bisnis, mentoring, inkubasi usaha, hingga pendampingan agar usaha yang dirintis berpeluang tumbuh lebih besar," katanya.

Pada kesempatan ini, wisuda tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa Udinus, sebab untuk kali pertama dalam sejarah Udinus turut mewisuda lulusan Politeknik Bhakti Semesta (Polibest) Salatiga.

Agenda tersebut menyusul proses alih kelola yang berlangsung sejak Juli 2026, di mana institusi tersebut menjadi Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di bawah naungan Udinus yang berlokasi di Salatiga.

Baca juga: Hadir di Parade Film Udinus #3, Joko Anwar bagikan tips sinema minim budget



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026