Logo Header Antaranews Jateng

Banyumas Mantu dan Wedding Expo 2026 perkuat ekonomi kreatif

Sabtu, 8 Agustus 2026 18:27 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pengunjung mencari informasi tentang kebutuhan pernikahan pada Wedding Expo di Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (12/7/2026). Pameran industri jasa pernikahan tersebut menampilkan 36 vendor yakni wedding organizer, dekorasi, katering, hantaran, busana dan riasan pengantin, serta dokumentasi pernikahan. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/bar

Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan Banyumas Mantu dan Banyumas Wedding Expo 2026 menjadi momentum memperkuat ekosistem industri pernikahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

"Ketika pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat berkolaborasi, maka akan melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya dalam Technical Meeting Banyumas Wedding Expo 2026 dan Banyumas Mantu 2026 di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Banyumas, Sabtu.

Ia mengatakan industri pernikahan di Banyumas terus berkembang dengan melibatkan berbagai bidang usaha, seperti wedding organizer, fotografer, videografer, dekorator, desainer, busana, katering, serta pelaku usaha kreatif lainnya.

"Sebagian besar pelaku industri wedding di Banyumas adalah generasi muda yang berani memilih jalan berwirausaha, mengandalkan kreativitas, dan menciptakan lapangan kerja," katanya.

Menurut dia, Banyumas Wedding Expo menjadi ruang promosi dan perluasan jejaring bagi pelaku usaha sehingga produk dan jasa lokal semakin dikenal masyarakat. Sementara Banyumas Mantu diharapkan memberikan manfaat langsung kepada pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Saat ditemui seusai acara, Sadewo mengatakan sebanyak 30 pasangan calon peserta Banyumas Mantu 2026 telah dipilih melalui seleksi dari ratusan pendaftar.

"Dari sekian ratus pendaftar diseleksi menjadi 30 pasangan. Tadi dari panitia mengharapkan kegiatan ini setiap tahun akan kita adakan, syukur-syukur jumlahnya bertambah," katanya.

Menurut dia, kedua kegiatan tersebut akan terus dikembangkan agar semakin meriah dan menjadi agenda tahunan.

Terkait usia, Sadewo mengatakan peserta Banyumas Mantu memiliki rentang usia beragam, dengan peserta tertua 64 tahun serta pasangan termuda berusia 17 tahun dan 18 tahun.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Rumaisha mengatakan Banyumas Wedding Expo 2026 berlangsung 4-6 September di Rita Supermall Purwokerto dengan tema "Heritage Love Story". Kegiatan tersebut menjadi wadah promosi industri pernikahan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, dan UMKM daerah.

Dia mengatakan ekspo melibatkan sekitar 55-60 vendor dengan rangkaian kegiatan berupa peragaan fesyen, gelar wicara pernikahan, hiburan musik, dan kegiatan lainnya, sedangkan rangkaian kegiatan diawali dengan Banyumas Mantu pada Jumat (4/9).

"Seluruh pasangan peserta akan mengikuti persiapan dan tata rias di Pendopo Si Panji, kemudian dikirab menuju Rita Supermall sebelum mengikuti prosesi pernikahan sesuai hasil verifikasi administrasi," katanya.

Rumaisha mengatakan vendor Wedding Expo turut mendukung Banyumas Mantu dengan menyediakan layanan tata rias dan foto dokumentasi secara gratis bagi peserta.

Salah seorang calon peserta Banyumas Mantu, Sumardi (64), warga Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, mengaku senang mengikuti program tersebut karena membantu dari sisi biaya dan administrasi.

"Ya cukup lumayan untuk membantu. Alasannya biaya, tidak ada biaya. Sangat membantu," katanya.

Sumardi mengatakan telah tiga kali menikah. Dua pernikahan sebelumnya berakhir dengan perceraian karena faktor ekonomi, sedangkan pernikahan ketiganya berakhir setelah istrinya meninggal dunia.

Ia kemudian memutuskan mengikuti Banyumas Mantu untuk menikahi Kartini (49), warga Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng.

Kartini mengatakan mengetahui program tersebut dari status WhatsApp temannya dan kemudian mendaftar atas dukungan anaknya.

"Awalnya didaftarkan oleh anak saya, kemudian saya tanya apakah boleh ikut, ternyata boleh dan langsung diterima, alhamdulillah," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026