Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Pekalongan studi tiru program ketahanan pangan di Lapas Terbuka Nusakambangan

Kamis, 6 Agustus 2026 16:57 WIB
Image Print
Wali Kota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid  bersama rombongan saat mengunjungi Lapas Nusakambangan di Cilacap, Selasa (4/8/2026). (ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan)

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, melakukan studi tiru program ketahanan pangan bidang unggas, peternakan ayam dan bebek petelur, di Nusakambangan, Kabupaten Cilacap.

Wali Kota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid dalam rilisnya yang dikirim Kamis,, mengapresiasi berbagai inovasi pembinaan yang telah dikembangkan di Lapas Terbuka Nusakambangan.

Menurut dia, konsep pembinaan yang dipadukan dengan pengembangan sektor peternakan unggas dan pertanian merupakan langkah strategis dalam membentuk warga binaan yang produktif.

"Apa yang kami lihat menunjukkan bahwa Lapas Terbuka Nusakambangan tidak hanya menjadi tempat pembinaan tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan yang menghasilkan nilai ekonomi sekaligus membangun kualitas sumber daya manusia," katanya.

Ia mengatakan program ketahanan pangan yang dipadukan dengan pelatihan keterampilan seperti itu patut diapresiasi dan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak dalam memperkuat kolaborasi untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan Ario Galih Maduseno menegaskan Lapas Terbuka Nusakambangan berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif melalui program ketahanan pangan dan pelatihan keterampilan.

"Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana tetapi juga memperoleh ilmu, pengalaman, dan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal untuk kembali hidup mandiri dan berkontribusi positif di tengah masyarakat," katanya.

Ia berharap sinergi yang terjalin ini dapat semakin memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026