Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Magelang: Kader IMP penggerak edukasi kesehatan reproduksi

Kamis, 6 Agustus 2026 12:08 WIB
Image Print
Kegiatan Seminar Kesehatan Keluarga Sehat dan Cegah Stunting melalui Kesehatan Reproduksi digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP4KB) Kota Magelang di Hotel Puri Asri Kota Magelang, Rabu (5/8/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang mendorong kader institusi masyarakat perkotaan (IMP) menjadi penggerak edukasi kesehatan reproduksi di tingkat kelurahan untuk membangun keluarga yang sehat sekaligus menekan berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan anak.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Kamis, mengatakan edukasi mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan kehamilan, serta kesehatan ibu dan anak perlu diperkuat sejak dari lingkungan keluarga dan masyarakat.

Demikian pula, katanya dalam Seminar Kesehatan Keluarga Sehat dan Cegah Stunting melalui Kesehatan Reproduksi digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP4KB) Kota Magelang di Hotel Puri Asri, Rabu (5/8), upaya mencegah stunting tidak hanya bertumpu pada penanganan setelah anak lahir.

Ia menjelaskan upaya memperbaiki kesehatan keluarga tidak dapat dijalankan secara parsial.

Keterlibatan berbagai unsur, termasuk kader di tingkat masyarakat, menjadi bagian penting agar program benar-benar berjalan.

"Ini harus menjadi gerakan kita bersama," katanya pada kegiatan yang diikuti 140 kader IMP berasal dari 17 kelurahan di daerah setempat

Menurut dia, keberhasilan program pemerintah bergantung pada kesadaran dan kerja bersama, bukan sekadar pada keberadaan program itu sendiri.

Wakil Wali Kota Magelang Sri Harso menjelaskan kesehatan reproduksi sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia.

Kesehatan ibu, pertumbuhan anak yang optimal, dan ketangguhan keluarga, ujar dia, akan berpengaruh terhadap kualitas masyarakat dalam jangka panjang.

"Anak tumbuh optimal, ibu sehat, keluarga tangguh, dan SDM berkualitas," ujarnya.

Ia mengatakan masyarakat yang sehat dan produktif juga menjadi modal bagi Kota Magelang untuk memperkuat peran sebagai kota perdagangan dan jasa.

Kepala DPMP4KB Kota Magelang Wawan Setiadi mengharapkan melalui seminar ini, kader IMP tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan pribadi, akan tetapi mereka didorong meneruskan informasi yang benar kepada masyarakat, terutama terkait dengan kesehatan reproduksi, perencanaan kehamilan, serta pencegahan faktor risiko yang dapat berdampak terhadap kesehatan ibu dan anak.

"Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan kader mengenai kesehatan reproduksi sebagai salah satu upaya menurunkan angka stunting atau masalah kesehatan keluarga," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026