
BPJS Kesehatan: Program SSI memperluas kepesertaan JKN di Cilacap

Purwokerto (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menilai Program Skema Sharing Iuran (SSI) memperluas kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi 16.000 warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, melalui kolaborasi lintas sektor.
"Kolaborasi ini merupakan bentuk gotong royong yang sangat positif. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Baznas menunjukkan perlindungan kesehatan dapat diwujudkan melalui kerja sama berbagai pihak sekaligus mendorong pencapaian Universal Health Coverage (UHC)," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto KGS Hamdani di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.
BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto terus memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, salah satunya diwujudkan melalui Program SSI yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cilacap.
Penyerahan secara simbolis bantuan jaminan kesehatan melalui Program SSI telah dilaksanakan di Ruang Prasanda, Rumah Dinas Bupati Cilacap, Selasa (4/8), dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Annisa Fabriana, jajaran BPJS Kesehatan, dan Baznas Kabupaten Cilacap.
Melalui program tersebut, Baznas Kabupaten Cilacap bersama Pemkab Cilacap memberikan dukungan pembiayaan iuran JKN bagi 16.000 peserta yang telah ditetapkan kedua pihak untuk periode Juli hingga Desember 2026.
“Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan, memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang optimal sekaligus meningkatkan jumlah peserta JKN aktif,” kata Hamdani.
Dalam kesempatan terpisah, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Annisa Fabriana menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Cilacap atas kontribusi melalui Program SSI untuk membantu masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan.
Dia mengatakan kolaborasi antara Pemkab Cilacap, Baznas, dan BPJS Kesehatan menjadi langkah konkret memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian target UHC.
Saat ini UHC Kabupaten Cilacap mencapai 96,04 persen. Dengan penambahan peserta melalui Program SSI, pemerintah daerah berharap cakupan kepesertaan dapat terus meningkat hingga mencapai target nasional 98 persen.
"Selain meningkatkan cakupan kepesertaan, kami berharap tingkat keaktifan peserta JKN dapat terus terjaga sehingga masyarakat memperoleh manfaat perlindungan kesehatan secara berkelanjutan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan," katanya..
Wakil Ketua II Bidang Distribusi dan Daya Guna Baznas Kabupaten Cilacap Akhmad Kholil mengatakan dukungan terhadap Program JKN bagian dari komitmen Baznas meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perlindungan kesehatan.
"Kami mendukung Program JKN karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Melalui Skema Sharing Iuran ini, kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat terdaftar dan tetap aktif sebagai peserta JKN sehingga memperoleh perlindungan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkab Banyumas mengupayakan operasional Trans Banyumas tetap berlanjut
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
