Logo Header Antaranews Jateng

Astrid Widayani serahkan bantuan pribadi untuk korban kebakaran Aspol Panularan

Selasa, 4 Agustus 2026 20:36 WIB
Image Print
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menyerahkan bantuan secara pribadi untuk korban kebakaran Asrama Polisi (Aspol) Panularan yang sampai dengan saat ini masih menempati aula asrama sebagai tempat pengungsian sementara di Solo, Jawa Tengah, Selasa (4/7/2026). ANTARA/HO-Pemkot Surakarta

Solo (ANTARA) - Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menyerahkan bantuan secara pribadi untuk korban kebakaran Asrama Polisi (Aspol) Panularan yang sampai dengan saat ini masih menempati aula asrama sebagai tempat pengungsian sementara di Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Pada kesempatan tersebut, Astrid menyerahkan bantuan secara pribadi berupa satu unit mesin cuci, satu kompor gas, dan satu magicom untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penyintas.

Bantuan tersebut diperuntukkan sebagai fasilitas bersama yang dapat dimanfaatkan seluruh penghuni pengungsian selama mereka masih tinggal di aula Aspol Panularan.

Para korban merupakan penyintas kebakaran yang terjadi pada Jumat (31/7) lalu dan menghanguskan 12 rumah dinas di kompleks Aspol Panularan. Musibah tersebut mengakibatkan puluhan warga kehilangan tempat tinggal, harta benda, serta sebagian sumber mata pencaharian sehingga hingga kini masih harus tinggal di pengungsian sementara.

Astrid mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian agar para korban dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman sembari menunggu penanganan lebih lanjut.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan kebutuhan bapak ibu semua selama berada di tempat pengungsian. Silakan dimanfaatkan bersama-sama untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Astrid juga berpesan agar seluruh korban tetap menjaga semangat kebersamaan dan kekompakan selama tinggal di pengungsian. Menurutnya, kondisi yang dihadapi akan lebih mudah dilalui apabila seluruh penghuni saling mendukung dan bergotong royong.

“Saya titip agar tetap rukun dan kompak. Bantuan yang ada ini bukan menjadi hak milik perorangan, tetapi untuk digunakan bersama-sama. Mari saling menjaga, saling membantu, dan saling memahami agar semua bisa merasakan manfaatnya,” pesannya.

Astrid berharap semangat kebersamaan yang selama ini telah terjalin di antara para korban dapat terus dipertahankan hingga mereka memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Ia juga memastikan Pemerintah Kota Surakarta terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengupayakan penanganan terbaik bagi para penyintas, baik melalui bantuan sosial maupun pencarian solusi hunian sementara.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026