Logo Header Antaranews Jateng

Penyuluh agama mitra pemerintah perkuat ketahanan sosial

Rabu, 29 Juli 2026 20:20 WIB
Image Print
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono berbicara pada Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam se-Eks Karesidenan Kedu di Aula New Kebon Tebu, Kota Magelang, Rabu (29/7/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menjelaskan penyuluh agama tidak hanya bertugas menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga membina ustadz, kiai, dan masyarakat, serta mitra pemerintah dalam memperkuat ketahanan sosial.

Wali Kota Damar dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Rabu, menyebutkan negara memberikan kepercayaan besar kepada penyuluh melalui sistem penilaian yang terstandar untuk mengukur keberhasilan pembinaan, seperti peningkatan hafalan Al Qur an dan kualitas kehidupan beragama masyarakat.

"Keberhasilan tersebut juga ditentukan oleh kemampuan penyuluh menyampaikan dakwah secara efektif," katanya pada Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam se-Eks Karesidenan Kedu di Aula New Kebon Tebu, Kota Magelang.

Dia menyebut sekitar 480 penyuluh agama Islam di wilayah eks-Karesidenan Kedu merupakan kekuatan sosial yang perlu terus diperkuat melalui koordinasi dan inovasi pelayanan agar mampu menjawab tantangan masyarakat di era digital.

Pemkot Magelang menjalin kolaborasi dengan Kementerian Agama dalam berbagai program keagamaan.

"Dukungan itu sudah diwujudkan melalui sinergi pelayanan kepada masyarakat serta pemberian apresiasi kepada takmir masjid, marbot, dan berbagai pihak yang berkontribusi dalam pelayanan keagamaan," katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang Maesaroh mengatakan rakor diikuti seluruh penyuluh agama Islam di eks-Karesidenan Kedu.

Melalui rakor tersebut, pihaknya berharap, sinergi antar-penyuluh agama di wilayah ini semakin kuat sehingga pelayanan keagamaan tidak hanya berorientasi pada pembinaan umat, tetapi juga mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026