Logo Header Antaranews Jateng

Bupati Kudus ingatkan sekolah melaksanakan MPLS secara ramah

Rabu, 15 Juli 2026 11:18 WIB
Image Print
Para siswa baru SMP Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah apel pagi bersama kakak kelas di halaman SMP Negeri 2 Kudus saat pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). ANTARA/HO-SMPN 2 Kudus

Kudus (ANTARA) - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengingatkan seluruh sekolah di daerah itu melaksanakan kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) secara santun, ramah, dan bebas dari segala bentuk perpeloncoan maupun perundungan.

"Karena tahapannya masih masa pengenalan lingkungan pendidikan terhadap peserta didik baru, semua aktivitasnya juga harus edukatif," ujarnya di Kudus, Jawa Tengah, Rabu.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak, ia juga mengantarkan putranya yang masih duduk di bangku sekolah dasar pada hari pertama masuk sekolah. Langkah tersebut sejalan dengan kampanye Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah (Gamas) yang sebelumnya telah ia dorong kepada seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Kudus.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus Harjuna Widada mengatakan telah menginstruksikan seluruh sekolah menyelenggarakan MPLS Ramah bagi peserta didik baru.

Dia menjelaskan kegiatan MPLS harus dimanfaatkan sebagai sarana mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru dengan cara yang menyenangkan dan mendidik.

"Karena tujuannya untuk pengenalan lingkungan sekolah, harapannya dilakukan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Ia juga mengingatkan sekolah tidak memberikan tugas yang memberatkan selama pelaksanaan MPLS, mengingat kegiatan tersebut bertujuan memotivasi peserta didik agar memiliki semangat belajar dan antusias menempuh pendidikan di sekolah yang baru.

Kepala SMP Negeri 2 Kudus In Setyorini mengatakan pelaksanaan MPLS Ramah bagi murid baru kelas VII resmi dibuka pada Senin (13/7). Kegiatan berlangsung tertib, lancar, serta penuh suasana hangat dan kegembiraan.

Sejak pagi, kata dia, para murid baru datang ke sekolah didampingi ayah maupun ibu mereka. Kehadiran orang tua tersebut menjadi bagian dari kesempatan awal yang berkesan dalam mengantarkan putra dan putri mereka memasuki jenjang pendidikan di sekolah tersebut.

Saat tiba di sekolah, para murid dan orang tua disambut ramah oleh guru serta pengurus OSIS melalui budaya senyum, sapa, salam, sopan, dan santun. Suasana penyambutan semakin semarak dengan alunan musik gamelan yang dimainkan peserta ekstrakurikuler karawitan, menghadirkan nuansa budaya Jawa yang hangat.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, kata dia, SMP Negeri 2 Kudus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.

Dengan demikian, setiap murid baru diharapkan mampu beradaptasi dengan baik, mengenal budaya sekolah, serta memulai proses belajar dengan semangat dan penuh kebahagiaan.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026