Logo Header Antaranews Jateng

Piala Dunia 2030 diwacanakan diikuti 64 tim, peluang bagi Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 10:13 WIB
Image Print
Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan keterangan kepada wartawan pada sehari menjelang pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Rabu (10/6/2026). Gianni mengapresiasi kesiapan pemerintah Meksiko dalam mempersiapkan Piala Dunia 2026 dan menanggapi sejumlah isu yang berkembang seperti keikutsertaan Timnas Iran hingga persoalan VISA. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/sgd

Jakarta (ANTARA) - Presiden FIFA, Gianni Infantino mengatakan bahwa pihaknya akan mulai mempertimbangkan wacana Piala Dunia 2030 diikuti 64 tim.

Menurutnya, semakin banyak negara yang layak mendapat kesempatan untuk mewujudkan mimpi tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

"Wacana (penambahan peserta) ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia," kata Infantino yang dikutip dari media Swiss, Bluewin pada Minggu.

Menurutnya, setiap negara memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpi berpartisipasi di Piala Dunia. Maka dari itu, penambahan jumlah peserta harus dipertimbangkan.

Infantino menilai format Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diikuti 48 tim telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan sepak bola dunia. Karena itu, ia optimistis jumlah peserta masih bisa kembali ditambah pada edisi 2030.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026