Logo Header Antaranews Jateng

KAI Semarang catat 1.289 barang penumpang tertinggal di KA maupun stasiun sepanjang 2026

Jumat, 10 Juli 2026 19:04 WIB
Image Print
Petugas KAI Semarang melayani penumpang yang barang bawaannya tertinggal. ANTARA/HO-KAI Daop 4 Semarang

Semarang (ANTARA) - PT KAI mencatat 1.289 barang tertinggal di atas kereta api maupun stasiun di wilayah Daop 4 Semarang di sepanjang semester I 2026.

"Sebanyak 1.289 barang yang tertinggal itu dengan nilai sekitar Rp820 juta," kata Manajer Humas PT KAI Daop Semarang Luqman Arif di Semarang, Jumat.

Berbagai jenis barang milik penumpang yang tertinggal itu antara lain telepon seluler, botol minuman atau tumbler, tas, dompet, serta barang pribadi lainnya

Menurut dia, barang yang paling banyak tertinggal setengah tahun pertama 2026 ini yakni tumbler yang mencapai 183 buah.

"Selain itu ada 80 telepon seluler milik penumpang yang juga tertinggal," katanya.

Ia menjelaskan seluruh barang yang tertinggal tersebut selanjutnya diamankan oleh petugas untuk didata, sambil menunggu proses pengambilan oleh pemiliknya.

Ia memastikan penanganan barang-barang tertinggal tersebut sesuai prosedur yang profesional dan terdokumentasi.

Daop 4 Semarang juga mengimbau pelanggan yang merasa kehilangan barang agar segera melapor kepada petugas stasiun, Polssuka, kondektur maupun petugas Customer Service agar proses penelusuran dan pengembalian barang dapat segera dilakukan.

Sebagai langkah pencegahan, pelanggan dihimbau untuk membiasakan melakukan pemeriksaan kembali barang bawaan yang dibawa letika berada area tempat duduk ruang tunggu stasiun, serta sebelum turun dari kereta.

"Meskipun barang bawaan merupakan tanggung jawab masing-masing pelanggan, KAI tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan membantu mengamankan serta mengembalikan barang-barang yang tertinggal kepada pemiliknya. Kami juga mengimbau pelanggan untuk selalu memeriksa kembali barang bawaannya sebelum meninggalkan stasiun maupun kereta api," tambah Luqman.



Baca juga: Mahasiswa Prodi Bahasa Asing Terapan SV Undip edukasi lingkungan untuk anak Panti Asuhan Manarul Mabrur Semarang



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026