
Warga Binaan Rutan Temanggung mendapatkan keterampilan merajut

Temanggung (ANTARA) - Rumah Tahanan Kelas IIB Temanggung, Jawa Tengah, terus memperkuat pembinaan bagi warga binaan melalui program keterampilan produktif, salah satu kerajinan yakni merajut yang tidak hanya menghasilkan produk bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Temanggung Hendra Prastya Nugraha, di Temanggung, Jumat, mengatakan berbagai produk rajut seperti tas, dompet, ikat rambut, peci, hingga boneka menjadi hasil karya warga binaan.
"Melalui program keterampilan produktif ini, warga binaan yang berjumlah 15 orang dibekali kemampuan merajut dengan harapan dapat menjadi bekal usaha setelah mereka menyelesaikan masa pidana," katanya.
Ia mengatakan, pelatihan ini tidak hanya untuk mengisi waktu luang warga binaan, tetapi juga sebagai bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka bebas, sehingga mampu hidup mandiri dan produktif di tengah masyarakat.
"Di sisi lain, program itu juga memberikan dampak rehabilitatif yang positif karena melatih kesabaran, serta menumbuhkan rasa percaya diri warga binaan, dengan demikian mereka merasa lebih dihargai karena mampu menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi," katanya.
Warga binaan Suwono Adi mengungkapkan pelatihan merajut yang diikutinya memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang sangat berharga.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
Ia berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak warga binaan yang memperoleh bekal keterampilan sebagai modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri di masa depan.
"Ini nanti kedepannya untuk bekal kita nanti di luar sana setelah kita lulus atau bebas dari sini untuk bekal kita membuka usaha yang nantinya kita kembangkan di masyarakat," katanya.
Baca juga: Lokasi KDKMP Campurejo Temanggung disepakati melalui musyawarah desa
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
