Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Kudus mengkampanyekan bersih-bersih drainase cegah genangan banjir

Jumat, 10 Juli 2026 15:33 WIB
Image Print
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Harry Wibowo saat kegiatan karya bakti pembersihan gorong-gorong dan saluran drainase di kawasan Proliman Tanjungkarang, Jalur Lingkar Kudus, Jumat (10/7/2026). ANTARA/HO-Pemkab Kudus

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah kembali mengampanyekan gerakan kebersihan drainase dengan mengajak seluruh elemen masyarakat ikut serta membersihkan saluran drainase dan gorong-gorong sebagai upaya mencegah terjadinya genangan maupun banjir saat musim hujan.

"Persoalan banjir harus diantisipasi sejak dini melalui langkah nyata di lapangan. Kondisi sejumlah gorong-gorong yang dipenuhi sedimentasi dan sampah perlu segera dibersihkan agar aliran air tetap lancar," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat kegiatan karya bakti pembersihan gorong-gorong dan saluran drainase di kawasan Proliman Tanjungkarang, Jalur Lingkar Kudus, Jumat.

Kegiatan tersebut melibatkan 174 personel yang terdiri atas perangkat daerah, pemerintah desa, instansi pusat, TNI, Polri, serta relawan.
Sam'ani menjelaskan karya bakti tersebut merupakan rangkaian kegiatan pembersihan drainase yang telah dilakukan sebelumnya sebagai upaya menjaga fungsi saluran air agar tetap optimal, terutama menghadapi musim hujan.


Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.


"Kita tidak boleh patah semangat. Pembersihan gorong-gorong ini merupakan ikhtiar bersama agar saluran drainase kembali berfungsi dengan baik sehingga kawasan Jalur Lingkar Kudus terhindar dari genangan maupun banjir. Ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan pembersihan yang sudah kita lakukan sebelumnya," katanya.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut dan berharap semangat gotong royong terus menjadi budaya masyarakat Kudus.

"Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Saya juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air agar hasil kerja bersama ini dapat terus dirasakan manfaatnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Harry Wibowo mengatakan karya bakti difokuskan untuk mengoptimalkan fungsi drainase di sepanjang Jalur Lingkar Kudus yang menjadi salah satu titik rawan genangan.

"Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi genangan air dan banjir di Jalur Lingkar Kudus sekaligus menjaga fungsi drainase agar tetap optimal. Selain mendukung keselamatan pengguna jalan, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi yang kuat antara instansi pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI, Polri, serta relawan dalam menjaga infrastruktur dan lingkungan," jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Kudus berharap fungsi drainase dapat kembali optimal sehingga risiko banjir dapat diminimalkan.
Kolaborasi lintas sektor yang terus terjalin juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Kabupaten Kudus yang aman, nyaman, dan bebas genangan.

Baca juga: Pemkab Kudus catat penyerapan APBD selama semester I 2026 capai Rp927,81 miliar



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026